Suara.com - Dokter spesialis jantung dari RSUP Persahabatan dr. Yasmina Hanifah, Sp.,JP mengatakan, 10,5 persen pasien Covid-19 yang meninggal akibat terinfeksi virus corona Covid-19 adalah pasien dengan masalah jantung.
Diketahui sebelumnya, pasien dengan penyakit jantung masuk dalam kelompok rentan terinfeksi Covid-19.
"Apabila pasien Covid punya penyakit penyerta seperti kanker, hipertensi, diabetes, jantung dan usianya di atas 80 tahun, risiko kematiannya bisa lebih daripada risiko kematian secara umum," kata Yasmina dalam Webinar yang dilaksanakan RSUP Persahatan, Kamis (4/6/2020).
"Bisa dilihat bahwa penyakit jantung bisa sampai 10,5 persen," lanjutnya.
Ia juga menyampaikan setiap negara memiliki data yang variatif terhadap pasien jantung yang terinfeksi Covid-19.
Penelitian awal di China, dari sekitar 44.672 pasien Covid-19, sekitar 4,2 persennya adalah pasien jantung, 12,8 persen pasien hipertensi dan 5,3 persen pasien diabetes.
Namun semakin lama pandemi terjadi, pasien komorbid terus bertambah yang terinfeksi Covid-19.
"Terutama di Amerika yang saat ini kasusnya sedang sangat tinggi. Hipertensi dialami 54 persen oleh pasien covid. Lalu obesitas 41,7 persen, diabetes 33,8 persen. Ternyata lebih banyak dari laporan pertama. Bahkan dengan pasien infeksi berat bisa mencapai 72 persen," ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa kebanyak pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang intensif memiliki penyakit komorbid. Kondisi itu yang kemudian bisa mempersulit dan memperumit pengobatan pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.
Baca Juga: Hari Terakhir PSBB Jakarta, Masih Ada Saja Warga Ngaku Lupa Pakai Masker
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!