Lalu, bagaimana cara meningkatkan kekuatan otak ketika saat ini kita mulai memasuki fase new normal?
Menjadi terisolasi dan mandek untuk waktu yang lama tidak kondusif bagi kesehatan kita, kata Noulas. Karena manusia dimaksudkan untuk aktif.
Jika Anda masih melakukan sebagian besar aktivitas dari rumah, Noulas merekomendasikan untuk membuat jadwal rutin untuk membantu memerangi stagnasi.
"Di manapun Anda berada, menciptakan rutinitas aktif adalah kunci untuk memerangi brain fog," katanya. "Ketika Anda terjebak di rumah, Anda harus menemukan cara untuk merangsang pikiran Anda."
Juga, jangan lupa olahraga (berjalan kaki, joging, aerobik, angkat beban - apa saja untuk membuat tubuh Anda bergerak). Hal ini akan memberi banyak perbedaan yang signifikan bagi kesehatan secara keseluruhan.
Dia juga merekomendasikan melakukan teka-teki dan bermain game agar pikiran tetap tajam. "Otak adalah otot yang perlu dilatih seperti tubuh kita," kata Noulas.
Bicaralah dengan teman dan keluarga secara virtual jika Anda tinggal sendirian. Atau bisa juga memasak dan berkebun. Berikan otak Anda tantangan yang sangat dibutuhkannya, dan berikan waktu untuk istirahat.
“Lakukan apa yang perlu Anda lakukan sehingga Anda dapat mengembalikan kemampuan otak untuk fokus, berfungsi, dan beristirahat dengan sebaik-baiknya,” kata Salinas.
Baca Juga: 5 Langkah Asah Otak Agar Tak Cepat Tua
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026