Suara.com - Seiring bertambahnya usia, seluruh organ tubuh akan mengalami penurunan fungsi, termasuk otak. Otak yang menua akan membuatmu lebih mudah lupa atau pikun.
Hal ini tentu lumrah dan alamiah terjadi. Namun bukan mustahil untuk tetap mengasah otak agar tetap tajam meski usia bertambah.
Dengan memilih gaya hidup yang tepat, Anda bisa mempertajam ingatan Anda dan memperlambat penuaan otak. Dikutip dari Prevention, berikut adalah cara mengasah otak:
1. Cobalah mengingat terlebih dahulu
Di era teknologi maju sekarang ini, adanya mesin pencari di internet sangat memudahkan kita saat kita lupa atau mencari suatu hal.
Akan tetapi hal ini bisa menyebabkan kondisi yang disebut digital amnesia, yakni sebuah kondisi di mana Anda melupakan suatu informasi karena Anda lebih percaya untuk mencarinya di internet atau gadget.
Saat Anda kesulitan mengingat sesuatu, cobalah tahan untuk tidak mencarinya di internet. Cobalah mengingatnya terlebih dahulu atau menggunakan cara lain untuk mengingatnya.
2. Tidur siang
Tidur yang nyenyak merupakan salah satu cara untuk memperlambat penuaan otak. Tidak ada pengganti lain dari tidur yang cukup, selama 7-8 jam.
Baca Juga: Hobi Radio Amatir Kembali Diminati Warga di Tengah Pandemi Covid-19
Namun menurut para pakar, tidur siang dengan strategi waktu bisa menjadi salah satu solusi. Saat kita tidur siang, selama 90 menit, siklus tidur kita mencapai fase slow-wave dan REM dengan proporsi yang sama yang terjadi saat tidur malam.
Kesulitan mendapatkan kesempatan untuk tidur siang selama 90 menit? Gantilah dengan tidur siang selama 30 menit yang sama efektifnya pada otak.
3. Rutin berolahraga
Aktivitas fisik apapun bisa membantu memompa darah ke otak, membuatnya berfungsi maksimal. Darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi akan 'memberi makan' otak.
Berolahraga menjadi salah satu cara untuk menyehatkan otak dan memperlambat penuaan. Setidaknya berolahraga selama 30 menit dalam sehati bisa membuatmu lebih mudah mengingat.
4. Jangan sering-sering multitasking
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi