"Sel-sel ini bertanggung jawab untuk mendeteksi dan menyerang virus," ujar Lanherr.
Hal ini menunjukkan bahwa sistem kekebalan tubuh yang sehat akan lebih siap untuk melawan invasi asing, seperti virus corona.
4. Tidur Cukup
"Tidur cukup adalah antara tujuh hingga sembilan jam," kata Lanherr.
Ia menambahkan, bahwa kuaitas tidur yang cukup diyakini dapat memperkuat kemampuan Sel T melawan penyakit.
"Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa hanya empat jam tidur semalam bisa menghabiskan sel-sel pembunuh alami tubuh sebesar 70 persen."
Ahli gizi tersebut merekomendasikan untuk mengonsumsi kafein selambat-lambatnya jam 3 sore agar tidak mengganggu jam tidur. Ia juga menyarankan untuk mengurangi paparan perangkat teknologi sebelum tidur dan mengatur suhu ruangan antara 16 hingga 18 derajat Celcius.
5. Tetap Terhidrasi
"Tetap terhidrasi mendukung kemampuan tubuh Anda untuk menghilangkan racun dan limbah yang sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat," kata Lenherr.
Baca Juga: Miris, Pekerja Stadion Piala Dunia 2022 Qatar Belum Digaji Tujuh Bulan
Dia menyarankan untuk minum dua liter air setiap hari dan mengganti minuman berkafein dengan teh herbal, seperti lemon dan jahe.
"Ini juga merupakan cara bagus untuk mengurangi peradangan yang bermanfaat bagi kesehatan Anda," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?