Suara.com - Saat beberapa negara telah melonggarkan aturan pembatasan sosial, banyak orang akan kembali melakukan aktivitas sehari-harinya, mulai dari pergi ke kantor, bertemu teman atau keluarga.
Tetapi, semua orang tetap disarankan melindungi diri dari risiko penularan virus corona Covid-19 selama pandemi belum berakhir dan vaksin belum ditemukan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat pun merekomendasikan untuk membawa beberapa item ketika kembali beraktivitas agar terhindar dari virus corona.
Menurut CDC, masker kain, pembersih tangan beralkohol dan tisu adalah 3 benda utama yang perlu dibawa ketika semua orang kembali beraktivitas.
Saran CDC mengenai masker wajah penting untuk selalu dibawa juga sejalan dengan yang direkomendasikan ahli kesehatan beberapa bulan lalu.
Pada April 2020, CDC juga memperbarui pedomannya untuk merekomendasikan semua orang Amerika untuk mengenakan masker wajah ketika berpergian, terutama di daerah dengan transmisi.
CDC juga merekomendasikan penggunaan pembersih tangan dengan alkohol setidaknya 60 persen sejak awal pandemi virus corona Covid-19, meskipun mencuci tangan secara menyeluruh lebih efektif mencegah penularan virus.
Sementara itu, tisu wajib dibawa karena bisa memberikan perlindungan antara tangan dan permukaan kotor, seperti gagang pintu.
Tapi, seorang profesional kesehatan mengatakan bahwa tisu juga berguna untuk mencegah penyebaran virus ketika orang bersin atau batuk.
Baca Juga: Jangan Abaikan Rasa Haus Berlebih, Bisa Jadi Tanda Awal Diabetes Tipe 2
"Tisu bisa berguna untuk menutupi hidung dan mulut ketika bersin atau batuk. Anda juga bisa melakukannya ketika hendak menyentuh permukaan kotor atau sering disentuh orang," jelas Linda Morgan, pakar kesehatan dan kebugaran dikutip dari Fox News.
Meski begitu, Linda Morgan meminta seseorang segera membuang tisu yang sudah terpakai dan mencuci tangan untuk mencegah kuman berpindah ke permukaan atau inang yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026