Suara.com - Peneliti Israel mengklaim telah menemukan masker wajah yang bisa digunakan kembali, bahkan bisa membunuh virus corona baru Covid-19 dengan panas yang dihantarkan pengisi daya dari ponsel.
Proses membersihan virus memakan waktu hingga 30 menit, tapi penggunanya tidak boleh memakainya saat pengisi daya sedang dijalankan, demikian seperti diwartakan Asia One, Kamis (18/6/2020).
Diungkap pihak pengembang Profesor Yaur Ein Eli selaku Kepala Peneliti Technion University Haifa, masker baru memiliki port USB dengan listrik, melalui charger standar ponsel android, yang akan memanaskan lapisan serat karbon hingga 70 derajat celcius, suhu yang cukup tinggi untuk membunuh virus.
Ein Eli menyebutkan permintaan masker sekali pakai memang melonjak drastis selama masa pandemi, tapi itu kata dia tidaklah ramah lingkungan.
"Anda harus membuatnya bisa digunakan kembali dan ramah lingkungan, dan ini adalah solusi dari kami," kata Ein Eli.
Sekilas prototipe masker ini seperti masker N95 standar yang beredar di pasaran, dengan katup di bagian depan dan karet sebagai pengait di kepala.
Peneliti kemudian mengajukan hak paten masker di Amerika Serikat pada akhir Maret lalu, dan mereka sedang berdiskusi untuk mengomersilkan produk tersebut pada perusahaan swasta.
Masker ini rencananya akan dijual seharga 1 dollar atau Rp 14.000, lebih mahal dibanding harga masker wajah sekali pakai yang beredar di pasaran.
Baca Juga: Studi: Efektivitas Masker Bisa Berkurang Jika Terjadi Batuk yang Berulang
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat