Suara.com - Untuk pertama kalinya, Afrika Selatan akan melakukan uji coba vaksin Covid-19. Uji coba diharapkan dapat menjadi langkah penanganan virus Corona yang berkembang dengan cepat di Afrika.
Dilansir Anadolu Agency, uji coba vaksin akan dilakukan dalam waktu dekat pekan ini.
"Uji coba vaksin Ox1Cov-19 dipimpin oleh Wits University, bersama dengan University of Oxford dan Oxford Jenner Institute," ungkap para peneliti selama konferensi pers virtual di University of the Witwatersrand (Wits) di Johannesburg.
"Ini adalah momen penting bagi Afrika Selatan dan benua Afrika selama penanganan pandemi," kata Shabir Madhi, seorang guru besar di Universitas Wits sekaligus direktur Unit Penelitian Penyakit Menular di Dewan Riset Afrika Selatan (SAMRC) pada Selasa.
Peserta untuk uji coba Oxford 1 Covid-19 sudah disaring sejak pekan lalu.
Peserta gelombang pertama akan berpartisipasi dalam uji coba akhir pekan ini.
Vaksin yang digunakan dalam uji coba ini sama dengan yang digunakan di Inggris dan Brasil.
Sejauh ini, Afrika Selatan mencatat sebanyak 101.590 kasus Covid-19, sebanyak 1.991 di antaranya meninggal dunia.
Sekitar 53.000 pasien sudah dinyatakan pulih, yang artinya tingkat pemulihan di negara itu adalah 52,6 persen.
Baca Juga: Komisi I Dukung Diplomasi RI untuk Pastikan Akses Vaksin Covid-19
Berita Terkait
-
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?