Suara.com - Manfaat Latihan Pernapasan: Sehatkan Paru-Paru Hingga Redakan Stres
Merawat kesehatan paru-paru saat ini sangatlah penting dilakukan, mengingat organ ini merupakan salah satu yang diserang oleh virus corona penyebab Covid-19.
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Rehabilitasi dr. Siti Chandra Wijayantie, Sp.KFR(K) mengatakan solusi terbaiknya merawat paru-paru dengan latihan pernapasan.
"Latihan pernapasan ada banyak macam, yang terutama adalah bagaimana latihan bisa mengembangkan paru-paru dengan baik. Paru-paru berkembang kalau dipompa, jadi kita sedot udara sebanyak-banyaknya," ujar dr. Siti dalan acara webinar beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, saat merawat kesehatan paru dengan mengembangkan paru-paru, hal ini memberi manfaat berbeda antara laki-laki dan perempuan. Jika pada laki-laki membuat otot perut lebih terlatih, sedangkan pada perempuan akan membuat napas lebih panjang, yang bermanfaat saat melahirkan.
"Pengembangan paru-paru saat tarik napas ada dua tipe, terkait dengan jenis kelamin. Kalau laki-laki napasnya di diafrgama, karena otot pernapasan yang utama itu di perut. Kalau perempuan, lahiran bisa jadinya napasnya pendek bagi yang tidak biasa latihan," terangnya.
Dokter yang berpraktik di RSUP Persahabatan Jakarta Timur itu juga menyebut jika latihan menarik napas dalam membuat otot paru-paru-paru lebih merenggang, sehingga lebih elastis atau dikenal dengan stretching paru-paru.
Paru-paru yang tidak biasa dilatih, tidak bisa mengembang lebih jauh dan tidak bisa menerima oksigen lebih banyak. Hal ini menyebabkan paru-paru bakal mudah sesak napas karena otot-ototnya kaku.
"Dari awal penting, jangan nunggu sakit, kalau sakit disuruh tarik napas susah," ungkapnya.
Baca Juga: Penelitian: Teknologi Nano Bisa Lindungi Paru-paru dari Virus Corona
"Mengatur pernapasan menghirup O2 dan membuang CO2 juga bisa release stres, relaksasi, dan itu mudah dan murah, tinggal kemauan saja," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital