Suara.com - Sebuah laporan yang bocor dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) memperingatkan 30% mantan pasien Covid-19 dapat menderita fibrosis paru, jaringan parut paru-paru yang tidak dapat disembuhkan.
Mereka juga dapat menghadapi gangguan kognitif serta psikologis, termasuk sindrom kelelahan kronis, tulis NHS pada laporannya. Kebocoran laporan ini pertama kali diberitakan oleh The Telegraph pada Selasa (23/6/2020).
Virus corona sebelumnya, seperti SARS dan MERS, sudah diketahui menyebabkan kerusakan berkelanjutan pada paru-paru.
SARS-CoV-2, yang menyebabkan Covid-19, juga termasuk dalam keluarga yang sama. Jadi, pedoman NHS memperkirakan satu dari tiga penyintas Covid-19 dapat menderita kerusakan paru-paru yang 'tidak dapat diperbaiki' jika virus corona baru ini memiliki jalan yang sama dengan SARS atau MERS.
Tidak hanya itu, dilansir The Health Site, satu dari tujuh pasien Covid-19 parah dalam perawatan intensif dapat mengembangkan kerusakan otak.
Dikatakan, 70% dari pasien Covid-19 parah dapat mengalami delirium, yang akan menyebabkan kerusakan kognitif dalam satu dari lima kasus.
Namun, bukti ini disebut 'tidak dijelaskan lebih rinci' karena virus corona ini muncul enam bulan lalu.
Beberapa risiko kesehatan lain yang dihadapi penyintas Covid-19 adalah kerusakan pada beberapa organ lain. Sebab, beberapa penelitian menunjukkan SARS-CoV-2 dapat memengaruhi otak, menyebabkan kejang dan stroke, serta menyebabkan kerusakan pada hati, ginjal, jantung hingga pembuluh darah.
Sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Cardiology pada Maret menemukan satu dari lima (dari 416 pasien Covid-19) yang dirawat di rumah sakit di Wuhan, China, menderita kerusakan jantung.
Baca Juga: 4 Negara yang Alami Gelombang Kedua Pandemi Covid-19, Bagaimana Indonesia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran