Suara.com - Seperti diketahui, virus corona menyerang saluran pernapasan dan menginfeksi paru-paru. Tetapi nyatanya tidak hanya paru-paru, virus ini juga merusak jantung, ginjal, dan hati.
Melansir New York Post, Kamis (16/4/2020), para profesional di seluruh dunia melihat bukti yang menunjukkan Covid-19 menyebabkan banyak masalah yang tidak hanya pada paru-paru, tapi juga menyebabkan peradangan jantung, penyakit ginjal akut, kerusakan neurologis, pembekuan darah, kerusakan usus, dan masalah pada hati.
Hampir setengah dari mereka yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan memiliki virus corona di darah atau urin, menunjukkan kerusakan dini pada ginjal mereka.
Data awal juga menunjukkan bahwa 14 hingga 30 perssn pasien yang dirawat di ICU New York dan Wuhan China, kehilangan fungsi ginjal dan membutuhkan dialisis atau terapi cuci darah secara terus-menerus.
"Saya pikir sangat mungkin virus menempel pada sel-sel ginjal dan menyerang mereka," kata Alan Kligerz Nephrolog di Yale School of Medicine.
Penyakit ini juga dilaporkan membahayakan jantung, di mana miokardits, peradangan otot jantung dan irama jantung yang tidak teratur, bisa menyebabkan henti jantung mendadak pada pasien Covid-19.
"Mereka terlihat baik saat pernapasan normal, dan kemudian secara tiba-tiba pasien mengalami masalah jantung, yang tampaknya tidak sebanding dengan masalah di pernapasan," kata Mitchell Elkind Ahli Saraf Universitas Columbia.
Beberapa laporan juga menunjukan bahwa virus corona menyerang hati atau liver. Ia mampu menghasilkan gumpalan darah di pembuluh darah kaki dan pembuluh darah lainnya. Kemudian pembuluh darah ini bisa pecah, berdampak ke paru-paru dan menyebabkan kematian karena terjadinya emboli paru.
Hal ini menjadi umum, karena biasanya setelah terjadi gumpalan darah, maka pasien akan diberi obat pengencer darah untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Baca Juga: Bikin Bingung Dokter, Ini Keanehan yang Terjadi pada Paru Pasien Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius