Saat dilakukan pembesaran 100 kali
Pada lapangan pandang ini, kita masih belum bisa melihat dengan jelas apakah ada bakteri di jamur enoki.
Saat dilakukan pembesaran 400 kali
Bakteri mulai terlihat pada lapangan pandang ini. Jika diamati ada begitu banyak bakteri dalam sampel ini.
Terlihat pula ada banyak pergerakan aktif dari bakteri-bakteri tersebut.
Saat dilakukan pembesaran 1000 kali dan ditambahkan minyak imersi
Ada banyak pergerakan aktif di lapangan pandang ini.
Namun, apakah ini bakteri listeria? Sayangnya kita tidak bisa memastikan hanya dengan pemeriksaan ini.
Untuk mengetahui jenis bakteri ini secara pasti harus dilakukan pembiakan sampel di laboratorium mikrobiologi.
2. Percobaan kedua: sampel air rebusan jamur enoki yang dididihkan
Saat dilakukan pembesaran 100 kali
Pada lapangan pandangan ini, belum terlihat jelas apakah ada bakteri di dalam sampel tersebut.
Baca Juga: Terungkap, Asal Usul Jamur Enoki Mengandung Listeria Masuk ke Indonesia
Saat dilakukan pembesaran 400 kali
Sepertinya, setelah dimasak sampai mendidih, tidak ada lagi pergerakan aktif dari bakteri pada sampel ini.
Saat dilakukan pembesaran 1000 kali dan ditambahkan minyak imersi
Bakteri yang sebelumnya bergerak, nampak sudah tidak aktif lagi.
Ini menandakan bahwa sebagian besar bakteri mati apabila dipanaskan sampai suhu maksimal. Mengapa hanya sebagian besar? Ya, karena ada jenis bakteri yang tidak akan mati meski dipanaskan dengan suhu yang tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital