Suara.com - Tak hanya menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang, serta menjauhkan diri dari kebiasaan buruk, latihan fisik seperti yoga ternyata juga bisa menjaga sekaligus membantu imunitas tubuh.
Seperti diketahui, imunitas tubuh memang sangat penting dilakukan untuk mencegah risiko berbagai penyakit, termasuk virus Corona atau Covid-19 yang hingga kini jadi pandemi.
Instruktur yoga Christ Setiadarma mengatakan yoga dan meditasi memang dapat meningkatkan imunitas tubuh, karena kemampuannya melepas ketegangan yang ada di dalam pikiran.
"Ini membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks dan terhindar dari stres. Hal tersebut, pada akhirnya membuat tubuh bekerja lebih optimal dan melepaskan hormon-hormon baik yang dapat meningkatkan imunitas," jelas Christ yang juga pemilik First Yoga Studio pada Suara.com, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, dia mengatakan jika ada beberapa gerakan pada yoga yang dapat meningkatkan imunitas, seperti twisting (ardha matsyendrasana) dan uttanasana (melipat badan ke bawah atau mencium lutut).
Dua gerakan ini membantu melancarkan aliran darah dan memperbaiki sistem pencernaan.
Chris mengatakan di sistem pencernaan terkadang banyak terdapat racun yang berbahaya bagi tubuh atau imunitas tubuh.Nah, racun atau toksin ini harus dikeluarkan, salah satunya lewat yoga.
"Apalagi dengan gerakan yoga ditambah dengan pranayama (pernafasan), maka ini akan lebih membantu melepas toksin dari dalam tubuh," ungkap dia.
Baca Juga: Coba Yoga, Dapat Bantu Atasi Krisis Kesehatan Mental Saat di Rumah Aja
Anda yang tertarik yoga untuk menjaga imunitas tubuh, sebelum melakukannya, perlu melakukan persiapan, yakni menyiapkan alas atau matras untuk berlatih, ruangan yang cukup agar leluasa bergerak, gunakan baju yang nyaman.
Tak hanya itu, Anda juga disarankan untuk makan sejam sebelum berlatih dan usahakan tubuh dalam keadaan bersih atau mandi agar terasa lebih nyaman.
"Biasanya di dalam satu sesi kelas yoga akan terdiri dari pemanasan, latihan inti dan pendinginan. Gerakan pemanasan bertujuan untuk mempersiapkan otot dan sendi untuk berlatih dan gerakan pendinginan lebih bersifat untuk menenangkan dan membawa nafas detak jantung untuk kembali netral," jelas Christ merinci.
Gerakan yoga ini bisa dilakukan setiap hari atau 2 sampai 3 kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30-60 menit setiap kali latihan.
"Untuk waktunya sendiri, hal ini dapat disesuaikan dengan jenis latihan yang kamu pilih. Misalnya, jika melakukan pada pagi hari, biasanya gerakannya akan lebih diarahkan untuk menaikkan mood, uplifting, dan energize. Kalau malam hari biasanya akan lebih menenangkan dan merilekskan untuk mengembalikan tenaga setelah seharian beraktivitas," tutup Chris.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya