Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putranto ingin agar obat tradisional yang dimiliki oleh Indonesia bisa mendunia. Hal itu diungkapkannya kala menggagas pengembangan pengobatan tradisional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Solo.
"Pengobatan tradisional merupakan kearifan lokal yang bisa ditonjolkan dan ini bisa mendunia," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat, (3/6/2020).
Dengan potensi yang dimiliki oleh Indonesia, pengobatan tradisional berpotensi untuk punya nilai wisata yang bisa dikembangkan. Bahkan, ia tidak menutup kemungkinan bahwa obat tradisional Indonesia bisa untuk penanganan Covid-19.
"Siapa tahu dari riset tradisional bisa untuk penanganan COVID-19 dan sebagainya. Di situlah kita mau memodernisasi pengobatan tradisional sebagai sebuah ikon yang baik," katanya.
Mengenai pusat pengobatan tradisional tersebut, Terawan berharap bisa menjadi tempat untuk pelayanan, pengembangan, riset, dan teknologi. Ia mengatakan Kementerian Kesehatan akan mendukung penuh pengembangan RSUD sebagai pusat pengobatan tradisional.
"Termasuk didukung SDM-nya. Sekalian mau singgah ke Tawangmangu (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Kemenkes)," katanya.
Dengan pengembangan tersebut, artinya pengobatan tradisional bisa mendukung pengobatan modern, tidak seperti saat ini pengobatan modern justru mendukung tradisional.
"Nanti pasokan dari Tawangmangu. Kalau ini bisa dikembangkan, usia orang Indonesia bisa lebih dari 80 tahun karena ginjalnya kan sehat," katanya.
Baca Juga: China Klaim Obat Tradisional Bisa Bantu Penanganan Pasien Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker