Suara.com - Kasus Virus corona atau Covid-19 di dunia terus mengalami peningkatan. Setelah mengalami rekor penambahan jumlah kasus virus corona atau Covid-19 baru terbanyak mencapai lebih dari 210 ribu pada Sabtu (3/7), jumlah angka positifnya sempat turun selama tiga hari berturut-turut.
Sebelumnya, Minggu (4/7), angka penambahan kasus covid-19 di dunia sebanyak 194.339 lalu turun pada Senin (5/7) dengan jumlah 178.388 orang. Data terakhir yang dihimpun dari situs worldometers.info kasus bertambah pada Senin (6/7) sebanyak 171.508.
Sehingga jumlah keseluruhan kasus covid-19 di dunia per pukul 09.30 WIB ada 11.739.171 dengan angka kematian sebanyak 540.660, bertambah 3.583 selama 24 jam.
Untuk kasus baru di Amerika Serikat sendiri bertambah sekitar 57.905. Sehingga total kasusnya mencapai 3.040.833 orang. Gedung Putih mengklaim, pada Senin (6/7), bahwa AS telah menjadi "pemimpin" dalam perang global melawan virus corona.
Dengan sebagian besar negara bagian AS melaporkan peningkatan dalam kasus-kasus baru, sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan, "Saya pikir dunia melihat kita sebagai pemimpin dalam Covid-19," katanya dikutip dari Guardian. Jumlah penambahan kasus di Brasil juga turun setelah terjadi lonjakan yang mencapai lebih dari 26 ribu. Kemarin, selama 24 jam, kasus baru di Brasil sebanyak 23.016 hingga total kasus menjadi 1.626.071.
Penurunan kasus baru juga terjadi di Indonesia. Gugus tugas penanganan covid-19, kemarin, menyampaikan pada Senin (6/7) per pukul 12.00 WIB, selama 24 jam, penambahan kasus positif sebanyak 1.209 orang. Hari sebelumnya penambahan kasus mencapai 1.607 orang.
Ribuan orang ini menambah kasus positif virus corona secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 64.958 orang.
"Dari pemeriksaan hari ini kemudian kita dapatkan kasus konfirmasi covid-19 yang positif sebanyak 1.209 orang sehingga akumulasinya sekarang menjadi 64.958 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Senin (6/7/2020).
Yurianto memaparkan angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 12.756 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 928.238 spesimen.
Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), Test Cepat Molekuler (TCM) dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM).
Baca Juga: Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara
Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 70 orang meninggal sehingga total menjadi 3.241 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak