Suara.com - Para ilmuwan menyebut bahwa virus Corona (Covid-19) mungkin telah ada sejak dulu dan "tertidur", hingga diaktifkan oleh kondisi lingkungan yang menguntungkan, alih-alih menyebut virus berasal dari China.
Profesor Tom Jefferson dari Centre for Evidence-Based Medicine (CEBM) Oxford University merujuk serangkaian penemuan baru-baru ini tentang keberadaan infeksi di seluruh dunia sebelum muncul di Wuhan pada Desember lalu.
Jejak Covid-19 telah ditemukan dalam sampel limbah dari Spanyol, Italia, dan Brasil, sebelum penemuannya di China. Membahas kemungkinan virus itu tidak berasal dari China, Profesor Jefferson mengatakan bahwa hal-hal aneh ini juga terjadi pada Flu Spanyol.
"Pada tahun 1918, sekitar 30 persen populasi Samoa Barat meninggal karena Flu Spanyol dan mereka tidak memiliki komunikasi dengan dunia luar. Penjelasan untuk kasus ini mungkin karena virus tidak datang atau pergi ke mana pun. Virus selalu ada di sini dan sesuatu menyulutnya, mungkin karena kepadatan manusia atau kondisi lingkungan. Dan inilah yang harus kita cari pada kasus pandemi Covid-19," ucap Profesor Jefferson, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (7/7/2020).
Profesor Jefferson mengatakan bahwa ia yakin virus dapat ditularkan melalui sistem pembuangan kotoran atau fasilitas toilet yang digunakan bersama.
Virus Covid-19 diyakini menyebar melalui tetesan yang dikeluarkan dengan berbicara, batuk, dan bersin.
Ahli virologi di Spanyol pekan lalu mengklaim mereka menemukan jejak virus dalam sampel air limbah dari Maret 2019, hampir setahun sebelum pandemi melanda Eropa.
Para ilmuwan mengatakan, virus tidak terdeteksi pada saat itu karena sedang musim flu dan tidak ada yang mencarinya. Tetapi para ahli lain mempertanyakan bagaimana mungkin virus itu ada pada tingkat yang terdeteksi tetapi tidak menyebabkan wabah.
Kepala kesehatan Italia juga menemukan air limbah terkontaminasi dengan virus di Milan dan Turin pada Desember. Para ilmuwan Brasil pun mengklaim menemukan jejak virus ketika menganalisis sampel air limbah yang diambil dari Florianopolis pada November.
Baca Juga: Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, WHO Belum Membenarkan
Hal ini membuat para ilmuwan bingung bagaimana virus itu menular ke manusia, yang selama ini dikaitkan dengan kelelawar, trenggiling, dan ular.
Para ahli berulang kali mengklaim bahwa virus Corona mungkin telah mengintai hewan selama beberapa dekade sebelum beradaptasi untuk dapat menyerang manusia.
"Ini sama sekali bukan virus baru. Ini telah beredar pada hewan di China dan mungkin bagian lain di Asia, mungkin selama bertahun-tahun," kata Sir Jeremy Farrar, direktur badan amal kesehatan global Wellcome yang berbasis di Inggris.
Ia menambahkan bahwa itu mungkin belum berpengaruh pada manusia sampai sekarang atau menyebabkan infeksi ringan sehingga tidak ada yang peduli tentang itu. Tetapi, Sir Jeremy mengatakan sesuatu berubah, mengklaim bahwa virus mungkin telah beradaptasi dengan hewan atau bermutasi menjadi menular ke manusia.
Juni merupakan bulan paling mengancurkan bagi pandemi global dengan 10 juta kasus tercatat dan angka kematian melonjak hingga 500.000.
Tag
Berita Terkait
-
Peringatan, Ratusan Ilmuwan Mengklaim Virus Corona Sudah Mengudara
-
Ilmuwan Muda Ragukan Klaim Kalung Antivirus Kementan
-
Singapura dan Filipina Masih Alami Penambahan Kasus Virus Corona
-
Vaksin RNA untuk Covid-19 pada Tahap Uji Coba, Tapi Keamanan Dipertanyakan
-
Survei: 40 Persen Penduduk AS Percaya Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
XLSMART Genjot Smart City Berbasis AI dan IoT, Siap Diterapkan ke Seluruh Indonesia
-
HP Murah Terbaru Harga Cuma Sejutaan, Honor Play 70C Usung Desain Mirip iPhone 16 Pro
-
QRIS Indonesia - China Resmi Meluncur, Netzme Bikin UMKM Bisa Terima Alipay dan UnionPay
-
Sempat Menghilang 10 Tahun, Ubisoft Bangkitkan Kembali Game Perang RUSE
-
Laptop AI Asus 2026 Resmi Rilis di Indonesia, Zenbook DUO Layar Ganda hingga Vivobook Copilot+ PC
-
Ponsel Misterius Motorola Lolos Sertifikasi Komdigi, HP Lipat Gahar Razr Fold?
-
5 HP Murah Terlaris Global Q1 2026: Samsung Galaxy A Memimpin, Redmi Bersaing
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan