Suara.com - Sebuah studi menunjukkan, makan buah dan sayur bisa kurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 25 persen. Studi tersebut diterbitkan dalam The BMJ pada Rabu (8/7/2020) kemarin.
Dilansir dari MedicalXpress, temuan menunjukkan bahwa jika hanya menambahkan sedikit berbagai jenis makanan tersebut di menu harian Anda, maka akan membantu mencegah diabetes tipe 2.
Tim peneliti Eropa meneliti hubungan antara kadar vitamin C dalam darah dan karoten, yakni pigmen yang ditemukan pada buah dan sayuran berwarna, dengan risiko terkena diabetes tipe 2.
Kadar vitamin C dan karotenoid adalah indikator yang lebih dapat diandalkan dari asupan buah dan sayuran daripada menggunakan kuesioner diet.
Temuan mereka didasarkan pada 9.754 orang dewasa yang mengembangkan diabetes tipe 2 baru dan kelompok pembanding 13.662 orang dewasa yang bebas dari diabetes selama masa tindak lanjut.
Para peneliti menghitung bahwa setiap 66 gram per hari peningkatan total asupan buah dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 25 persen.
Penelitian bersifat observasional sehingga tidak dapat menentukan penyebabnya. Selain itu, ada kemungkinan bahwa beberapa hasil mungkin disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak terukur.
Namun, studi memperhitungkan beberapa faktor risiko gaya hidup dan penanda kualitas makanan.
Tim peneliti mengatakan temuan mereka memberikan penelitian lebih lanjut untuk rekomendasi saat konsumsi buah, sayuran dan biji-bijian sebagai bagian dari diet sehat mencegah diabetes tipe 2.
Baca Juga: Waspada Rasa Gatal di Kaki dan Tangan, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2
Temuan ini juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayur dalam jumlah yang sedikit pun bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya