Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi penyakit yang cukup dikhawatirkan. Pasalnya hipertensi bisa memicu penyakit kronis lainnya, seperti jantung hingga stroke.
Biasanya orang dengan hipertensi sangat disarankan untuk menghindari penggunaan natrium atau garam yang berlebihan. Jadi sudah seharusnya mereka membatasi asupan makannya yang rendah garam.
Ngomongin soal pola makan, ada loh beberapa makanan yang bisa menurunkan hipertensi. Agar ampuh makanan ini harus dikonsumsi setiap kali kita makan.
Mengutip The Daily Meal, Rabu (15/7/2020) makanan tersebut adalah biji-bijian utuh dan harus rutin dikonsumsi agar menjadi kebiasaan makan.
Caranya mencari resep masakan baru dengan biji-bijian. Juga pastikan mencaritahu makanan yang menambah hipertensi untuk dihindari.
Alasan biji-bijian sebaiknya dimakan, karena ia mengandung kalium yang bisa menekan tekanan darah tinggi. Kalium ampuh mengurangi efek berbahaya dari kadar natrium atau garam dalam darah.
"Semakin banyak kalium yang Anda makan, semakin banyak natrium yang Anda hilangkan melalui urin. Kalium juga membantu meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah Anda, yang membantu menurunkan tekanan darah lebih lanjut," tulis data American Heart Association.
Nah, pisang juga jadi buah yang kaya akan kalium. Satu pisang mengandung 12 persen dari asupan harian kalium yang dibutuhkan tubuh. Tapi tentu tidak mungkin kita mengonsumsi pisang setiap kali kita makan.
Tenang, ada makanan lain yang juga kaya kalium. Beberapa di antaranya seperti, jeruk, ubi, sayuran berdaun gelap, kacang putih, alpukat, Yogurt, dan buah bit
Baca Juga: Rahasia Memasak Nasi Matang Sempurna dan Enak ala Koki Bule, Apa Ya?
Tapi jika sudah merasa kenyang setelah makan, dan tidak bisa mengonsumsi apapun bisa juga menyesap air kelapa jadi solusi. Air kelapa salah satu minuman yang bisa melembabkan, satu cangkir air kelapa mengandung 13 persen asupan kalium yang dibutuhkan tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem