Suara.com - Bagi Anda yang pernah membuka atau berada di aplikasi kencan online tentu pernah melihat foto lelaki bertelanjang dada atau topless yang terpajang untuk menarik perhatian calon pasangan.
Ketika sebagian besar lelaki, 90 persen berpikir foto seperti ini adalah cara yang ampuh dalam mendapatkan pasangan, padahal faktanya justru sebaliknya.
Sebuah penelitian menemukan lelaki yang memajang foto telanjang dada di profil mereka sebenarnya mendapatkan tingkat kecocokan 25 persen lebih sedikit.
Dilansir dari Insider, penelitian ini dilakukan dengan dua cara. Pertama, wawancara dengan 2.000 pengguna acak di seluruh aplikasi kencan, dan kedua, membandingkan respons mereka dengan data aplikasi itu sendiri.
Terungkap bahwa, terlepas dari kepercayaan para lelaki akan 'kekuatan' foto bertelanjang dada, 66 persen wanita mengatakan foto seperti itu justru tanda ketidakdewasaan.
Terlebih lagi, 79% wanita mengatakan mereka tidak akan mempertimbangkan untuk berkencan dengan pria dengan selfie bertelanjang dada di profil mereka.
Tapi ini berbanding terbalik dengan wanita. Menurut survei, wanita yang memasang foto berbikini 40 persen lebih mungkin untuk mendapatkan pasangan.
Survei juga menunjukkan lelaki yang dianggap bodoh empat kali lebih mungkin memasang foto bertelanjang dada di profil kencan mereka.
Namun, tidak jelas apakah hal ini juga berlaku untuk pria LGBTQ. Survei tidak menyatakan bagaimana pendapat lelaki yang mencari pasangan lelaki di aplikasi kencan tentang foto bertelanjang dada ini.
Baca Juga: Tips Kencan Berdasarkan Zodiak: Virgo Mau Cari Pacar atau Karyawan, sih?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Indeks FTSE Russell Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market'
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya