Suara.com - Pelawak kondang Omaswati, atau lebih akrab disapa Omas, meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) akibat diabetes, asma dan komplikasi paru.
Putra kedua Omas, Dio Ambiah, mengatakan kadar gula mendiang sang ibu sempat naik pada empat hari sebelum meninggal.
Berkaca dari kasus mendiang Omas, gula darah tinggi terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat secara efektif mengangkut gula dari darah ke dalam sel.
Namun, tingginya kadar gula juga dapat diturunkan dengan berbagai cara, baik melalui pengobatan maupun secara alami.
Dilansir Health Line, berikut cara menurunkan kadar gula tinggi secara alami:
1. Olahraga teratur
Olahraga teratur dapat menurunkan berat badan serta meningkatkan sensitivitas insulin, yang berarti sel-sel tubuh mampu menggunakan gula yang tersedia dalam aliran darah.
Berolahraga juga membantu otot menggunakan gula darah untuk energi dan kontraksi otot.
2. Kontrol asupan karbohidrat
Baca Juga: Komedian Omas Meninggal karena Komplikasi Paru dan Diabetes, Adakah Kaitan?
American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan pengendalian asupan karbohidrat dengan menghitung karbohidrat atau menggunakan sistem pertukaran makanan.
Beberapa penelitian menemukan metode ini juga dapat membantu merencanakan makanan secara tepat, yang selanjutnya dapat meningkatkan kontrol gula darah.
3. Tingkatkan asupan serat
Serat memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula, sehingga akan meningkatkan kadar gula darah secara bertahap.
Tapi, jenis serat yang dikonsumsi juga memainkan peran.
Ada dua jenis serat, yaitu tidak larut dan larut. Meski keduanya penting, serat larut lebih terbukti dapat menurunkan kadar gula darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026