Suara.com - Zumba merupakan salah olah tubuh yang identik dilakukan oleh orang dewasa. Tetapi olahraga aerobik itu juga ternyata baik untuk masa pertumbuhan anak-anak lho!
Gerakan zumba yang cenderung cepat dan mengandalkan tangan, kaki juga badan, dipercaya bisa menstimulus kemampuan motorik anak.
"Sangat tepat untuk meningkatkan kecerdasan anak, daya ingat, kinestetik, motorik, itu bergerak semua. Juga koordinasi mata tangan," kata Psikolog Rr. Finandita Utari dalam webinar bersama media, Selasa (21/7/2020).
Ia menyampaikan, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, apabila anak diajak berolahraga sebanyak tiga sampai lima hari dalam seminggu selama 30 menit, maka hal tersebut dapat meningkatkan kecerdasan anak.
"Karena dengan olahraga akan meningkatkan hormon kebahagian. Kalau pengen anak happy ajak lah dia olahraga," ujarnya.
Dalam program zumba di mana anak-anak harus mengikuti arahan instrukturnya, menurut Finandita juga bisa jadi sarana anak belajar kepatuhan dan kerjasama.
Apalagi olahraga dilakukan sambil bermain seperti dalam program khusus Zumba Kids, program khusus anak-anak yang pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan zumba orang dewasa.
Hanya saja Zumba Kids ditambahkan dengan kegiatan bermain agar anak-anak juga tidak bosan selama berolahraga.
"Zumba Kids sebenarnya sama dengan zumba lainnya cuma kita persiapkan khusus anak. Tetap kita pakai koreografi zumba dan lagu latin yang sama. Teknik olahraga juga ada tapi kita tambahin ada permainan, kegiatan, dan eksplorasi budaya. Jadi membuat kebih fun," kata Zumba Instructor Network Sistya Windasari dalam kesempatan yang sama.
Baca Juga: Senam Zumba Bersama Relawan PMI dan Marinir
Hanya saja yang membedakan, intensitas juga tempo gerakan zumba untuk anak-anak lebih ringan, kata Sistya.
Zumba Kids dikhususkan untuk anak berusia 7-11 tahun. Menurutnya, saat usia itu anak telah dianggap mampu mengikuri gerakan zumba.
"Tapi kalau di bawah itu juga gak apa-apa. Karena Zumba kids ini juga untuk mengenalkan hidup sehat kepada anak," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia