Suara.com - Beberapa waktu lalu Jessica Iskandar memeriksakan dirinya ke dokter, karena mengalami pembengkakan di lehernya terkait masalah tiroid.
Kini, Jessica Iskandar pun menceritakan penyakit utamanya yang telah memicu masalah tiroid. Ternyata, ia menderita autoimun yang disebut sebagai penyakit Graves.
"Kemarin dikasih tau dokter bahwa sudah dipastikan sakit yang aku alami saat ini graves disease autoimun," kata Jessica Iskandar di channel YouTubenya, dikutip Minggu (26/7/2020).
Penyakit Graves adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kelenjar tiroid lebih agresif. Penyakit autoimun ini memang lebih rentan menyerang wanita dibandingkan pria.
Penyebab penyakit Graves
Para peneliti dilansir dari NIH, masih belum yakin penyebab beberapa orang mengembangkan gangguan autoimun seperti penyakit Graves. Gangguan ini mungkin berkembang dari kombinasi gen dan pemicu di luar, yakni virus.
Orang dengan penyakit Graves, maka sistem kekebalan akan membuat antibodi yang disebut imunoglobulin perangsang tiroid (TSI) yang melekat pada sel-sel tiroid.
TSI bertindak seperti tiroid-stimulating hormone (TSH), hormon yang terbuat di kelenjar pituitari yang memberi tahu tiroid banyaknya hormon yang harus dibuat.
Gejala penyakit Graves
Baca Juga: Uji Tingkat Efektivitas Masker untuk Cegah Virus Corona, Lakukan 2 Cara Ini
Orang yang menderita penyakit Graves, biasanya mengalami beberapa gejala berikut ini:
- Detak jantung terlalu cepat dan tidak teratur
- Sering buang air besar atau diare
- Gondok
- Intoleransi panas
- Kelelahan atau kelemahan otot
- Tangan gemetar
- Sulit tidur
- Penurunan berat badan dan mudah marah
Ada pula orang dengan penyakit Graves yang mengembangkan penebalan kulit kemerahan pada tulang kering, suatu kondisi yang disebut pretibial myxedema atau dermopathy Graves.
Masalah kulit ini biasanya tidak meyakitkan dan ringan, tetapi menyakitkan bagi sebagian orang. Bahkan kondisi ini bisa menyebabkan kelopak mata tertarik, mata menonjol, penglihatan ganda dan pembengkakan di sekitar mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai