Suara.com - Meski pernah menjalani tindakan operasi atau laser, pasien batu ginjal masih memiliki peluang 50 persen untuk kembali mengidap masalah yang sama.
Untuk itu penting mencari solusi permanen dan berkelanjutan agar terhindar dari masalah kesehatan berulang.
Dokter spesialis urologi RSCM dr. Ponco Birowo Sp.U (K), PhD mengatakan, rutin mengonsumsi lemon atau jeruk nipis bisa mencegah terbentuknya batu pada ginjal.
"Dianjurkan makanan atau minuman yang banyak mengandung sitrat. Itu banyak ditemukan di lemon atau jeruk nipis. Asam sitrat mencegah terjadinya batu," kata Ponco saat webinar Eugenia, Rabu (29/7/2020).
Ponco juga menjelaskan bahwa di dalam urine manusia banyak mengandung partikel mineral yang jika didiamkan dalam waktu lama, akan mengendap dan menjadi batu.
"Asam sitrat kalau ada partikel jadi gak nempel, langsung keluar. Kalau pasien akan dianjurkan minum yang banyak mengandung asam sitrat," ucapnya.
Selain konsumsi makanan mengandung asam sitrat, cukup asupan air mineral sehari-hari juga sangat penting dalam mencegah terjadinya masalah kesehatan batu ginjal.
Berbagai penelitian ilmiah, menurutnya, telah membuktikan bahwa dengan minum 2-2,5 liter air mineral maka kemungkinan terkena batu ginjal akan berkurang.
"Kedua kurangi makanan asin. Karena makanan asin tentu mengandung garam yang menjadi bahan pembentukan batu," katanya.
Baca Juga: Jeremy Teti Sakit Jantung dan Batu Ginjal, Apakah Saling Berkaitan?
Ponco juga menganjurkan untuk mengurangi konsumsi makanan yang memicu tinggi asam urat, terutama jeroan. Olahraga teratur juga penting untuk menjaga berat badan agar tidak menjadi obesitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?