Health / Konsultasi
Sabtu, 01 Agustus 2020 | 07:59 WIB
Ilustrasi ragam jus buah untuk detoks. (Shutterstock)

Beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan penggumpalan darah, yang menyumbat arteri dan menyebabkan serangan jantung, stroke, dan bahkan kematian.

Ketika hati dan ginjal tidak berfungsi dengan baik, darah mulai dipenuhi dengan racun, dan ini akan diedarkan ke organ-organ tubuh utama.

Itulah sebabnya mengapa penting untuk konsumsi makanan kaya antioksidan seperti blueberry, sayuran berdaun gelap, bit, lemon, dan bawang putih.

4. Sistem limfatik

Sistem limfatik memiliki sekumpulan jaringan dan organ yang bekerja untuk mengalirkan getah bening di dalam tubuh. Getah bening membawa sel-sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.

Alasan utama terjadinya sumbatan pada sistem limfatik adalah karena tidak aktif. Sistem limfatik juga dapat bersirkulasi lebih lambat jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan olahan atau tidak cukup minum air putih.

Cara termudah untuk membuatnya tetap lancar adalah melakukan latihan kardio dan aerobik setiap hari, dan sering melakukan pijatan getah bening.

5. Pankreas

Pankreas adalah organ yang bertugas memproduksi dan melepaskan insulin, hormon yang mengatur metabolisme glukosa.

Baca Juga: Kapan Tubuh Perlu Detoksifikasi?

Ketika lemak menyumbat pankreas, ia tidak lagi dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengatur gula darah. Inilah salah satu penyebab utama diabetes.

Peradangan juga dapat menghambat kemampuan pankreas untuk berfungsi dengan baik, jadi upayakan untuk memasukkan lebih banyak makanan anti-inflamasi seperti nanas, lemon, dan kunyit ke dalam makanan harian Anda.

6. Usus

Banyak makanan melewati usus setiap hari, yang mungkin saja sebagian besar merupakan makanan tidak sehat.

Diyakini bahwa beberapa makanan menempel di usus atau menyebabkan penumpukan lendir. Keduanya dapat menyebabkan peradangan dan penumpukan racun yang memasuki aliran darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan Anda kekurangan energi, kelelahan, sakit kepala, dan kenaikan berat badan. Sembelit, suatu kondisi di mana tinja tertahan di usus, juga dapat menyebabkan efek yang merusak pada sistem saraf.

Banyak praktisi kesehatan alternatif menyarankan pembersihan usus besar untuk mendetoksifikasi tubuh Anda, meskipun proses ini dapat menyebabkan kram perut, sakit perut, diare, mual dan muntah.

Sebagai gantinya, Anda harus minum banyak air dan mengonsumsi banyak serat, probiotik, dan magnesium untuk menghindari sembelit.

Adalah ide yang baik untuk minum teh yang terbuat dari satu sendok makan jahe dan satu sendok teh teh cabai dan adas setiap pagi untuk melawan peradangan, stres oksidatif, bisul, perut kembung, dan gastritis.

7. Ginjal

Ginjal membuang produk limbah dan membantu menyeimbangkan mineral tubuh, mengatur hidrasi dan menghasilkan hormon. Seperti hati, organ ini juga berfungsi menyaring darah.

Buah-buahan dan sayuran yang kaya potasium, seperti anggur, jeruk nipis, jeruk, melon, pisang, kiwi, aprikot, dan prem, dapat membantu membersihkan ginjal.

Cranberry, yang biasa digunakan dalam pengobatan infeksi saluran kemih, mengandung nutrisi yang disebut quinine yang diubah menjadi asam hippuric. Ini membersihkan kelebihan penumpukan urea dan asam urat di ginjal untuk mencegah batu ginjal.

Saat Anda menjalani proses detoksifikasi, pastikan Anda juga meluangkan waktu untuk mendetoksifikasi pikiran Anda. Stres, kecemasan, dan emosi negatif, semuanya dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, peradangan kronis, dan produksi radikal bebas yang berlebihan.

Load More