Suara.com - Sakit perut dapat terjadi pada siapa saja dan disebabkan oleh apa saja, mulai dari keracunan makanan hingga kondisi medis seperti sindrom iritasi usus.
Tidak hanya dibarengi dengan rasa mual, sakit perut bisa terjadi bersamaan dengan gejala lain seperti diare, kram hingga muntah. Di sisi lain, makanan yang Anda konsumsi dapat memengaruhi kondisi ini.
Dilansir dari Insider, berikut panduan makanan atau minuman paling baik saat sakit perut.
1. Saat muntah atau diare konsumsilah cairan bening
Cairan bening adalah hal yang paling mudah untuk dicerna tubuh karena tidak meninggalkan residu. Selain itu, ini akan membuat tubuh terhidrasi saat kehilangan cairan akibat diare atau muntah.
Anda bisa mulai dengan perlahan-lahan makan atau minum sedikit cairan bening. Saat gejalanya membaik, Anda bisa meningkatkan jumlahnya secara bertahap.
Tapi ingat, jangan mengonsumsi cairan bening hingga berhari-hari karena ini tidak memberi asupan kalori atau nutrisi yang cukup.
2. Coba rempah seperti jahe
Beberapa penelitian menunjukkan jahe dapat bekerja sebaik resep obat anti mual. Inilah sebabnya jahe bekerja sangat baik untuk meredakan mual dan muntah.
Baca Juga: Diare Setelah Makan Pedas? Penyebabnya Bisa Jadi Bakteri
Chamomile juga dapat dikonsumsi karena ini adalah obat alami untuk gejala infeksi dari norovirus. Meski terbukti mengurangi muntah, chamomile tidak berfungsi sebaik jahe dalam mengendalikan mual.
3. Konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih
Jika Anda tidak muntah atau mengalami diare serius, tidak perlu mengonsumsi cairan bening. Namun, Anda harus tetap mencari makanan yang mudah dicerna.
"Karbohidrat olahan sederhana seperti nasi putih atau roti putih seringkali lebih baik untuk ditoleransi perut," kata Rudolph Bedford, MD, ahli gastroenterologi di Providence Saint John's Health Center di Santa Monica, California.
4. Konsumsi buah yang mudah dicerna seperti pisang
Buah-buahan yang terbaik adalah yang mengandung rendah serat, seperti pisang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin