Suara.com - Inisiasi menyusui dini (IMD) menjadi salah satu kunci keberhasilan menyusui bagi buah hati. Seperti diketahui, ASI merupakan asupan terbaik bagi bayi yang baru lahir hingga usia 6 bulan.
Bahkan, pemberian ASI disarankan hingga bayi berusia dua tahun. Tapi di tengah pandemi Covid-19 banyak kekhawatiran dari para orangtua karena takut menularkan virus corona ke bayi mereka.
Salah satu kekhawatiran yang timbul ialah apakah IMD bisa dilakukan dan cukup aman di tengah situasi pandemi Covid-19?
Secara umum, menurut pemimpin NICU Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto, Sp.A(K), inisiasi menyusui dini memang sangat dianjurkan bagi para ibu yang baru melahirkan. Namun, perlu juga diingat dengan status kesehatan sang ibu di tengah pandemi Covid-19.
"Kita mesti tahu dulu status ibunya apa, kalau tidak terinfeksi covid kita harus memberikan IMD,"ujar Naomi saat webinar, Jumat, (7/8/2020).
Naomi melanjutkan, bahwa meski sang ibu juga dinyatakan positif, sebenarnya juga bisa tetap bisa menyusui sang anak. Tapi hal itu mesti dilakukan dengan sangat hati-hati dan juga dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Kita rulenya tetap memberikan IMD, apalagi tidak terinfeksi covid kita selalu ibu yang melahirkan diskrining sebelum melahirkan. Jadi kita tergantung status ibunya kalau tidak terinfeksi itu IMD tidak apa," ujar Naomi.
"Tapi tetap dengan protokol kesehatan harus pakai maser surgical dan penolongnya pakai APD."
Sebagai informasi, Pekan ASI Sedunia selalu dirayakan setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus. Tema untuk tahun ini adalah Support Breastfeeding for Healthier Planet. Di tahun 2020 ini, WHO, UNICEF dan WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) mengaitkannya dengan isu kesehatan lingkungan.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Menyusui Tak Lancar, Ini Tips Jaga Produksi ASI
Terlebih lagi, tahun 2020 ini dunia diguncang dengan pandemi COVID-19 yang membuat kita semakin sadar bahwa kesehatan lingkungan sangat berpengaruh besar bagi kehidupan kita.
Salah satu tujuan penyelenggaraan pekan ASI sedunia adalah untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya peran ASI untuk tumbuh kembang bayi.
“Sesuai dengan tema Pekan ASI Sedunia, untuk menyehatkan bumi setiap bayi lahir perlu diberi ASI, terutama bayi yang sakit di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Siloam Hospitals Kebon Jeruk berusaha mendukung ibu menyusui dengan berbagai cara, seperti Klinik Laktasi, konseling untuk mendukung ibu menyusui di NICU, Family Centered Care (FCC), memberikan pelatihan dan lainnya agar memberikan edukasi ibu untuk menyusui,” ujar Dr. dr. Naomi.
Dengan adanya FCC, orang tua bisa tinggal dan memantau perkembangan bayinya, ibu tetap memberikan ASI Eksklusif, sehingga merangsang proses penyembuhan bayi karena dipercaya kedekatan orang tua dan bayi membantu hormon oksitosin dapat memproduksi ASI agar ikatan batin ibu dan anak semakin kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak