6. Perasaan bahwa sesuatu akan terjadi
Banyak wanita mengaku merasakan bahwa persalinan mereka akan segera dimulai. Sementara beberapa orang mungkin telah memimpikan momen tersebut, yang lain mungkin menghindari keluar rumah untuk berjaga-jaga jika saatnya tiba. Berada dalam jarak dekat dari rumah juga dapat membuat mereka merasa lebih nyaman.
7. Nyeri serviks
Jika area ini mulai terasa tidak nyaman, itu karena serviks melunak dan melebar. Pada dasarnya, hal itu terjadi karena peregangan persiapan melahirkan.
8. Kontraksi palsu yang lebih teratur
Kontraksi palsu atau Braxton hicks adalah kombinasi dari kontraksi sporadis dan relaksasi otot uterus. Ini hanya cara tubuh untuk bersiap-siap persalinan. Saat waktu lahir semakin dekat, kontraksi akan lebih teratur dan sering.
9. Bangun lebih sering
Ibu hamil mungkin merasa sulit untuk tenang di malam hari atau mungkin bangun lebih sering dari biasanya. Meskipun mungkin tidak mengalami gejala fisik, tubuh akan mempersiapkan diri untuk menghadapi apa yang akan datang. Ibu hamil mungkin merasa sedikit lebih sensitif.
10. Keluar lendir
Baca Juga: Pilih RS Berbeda untuk Melahirkan, Meghan Markle Tak Ingin Ikuti Tradisi
Sebelum melahirkan, ibu hamil mungkin melihat beberapa lendir di celana dalamnya. Itu adalah sumbat lendir yang ditahan di leher rahim untuk melindungi bayi dari infeksi. Artinya, serviks mulai melunak dan mungkin sedikit terbuka. Kondisi itu bisa terjadi pada dua minggu sebelum persalinan dimulai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh