Suara.com - Amerika Serikat dan Brasil masih menjadi pusat penyebaran pandemi Covid-19. Laporan terbaru menyebut peningkatan kasus masih terjadi di dua negara tersebut.
Dilansir ANTARA, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat pada Minggu (9/8) melaporkan jumlah total kasus Covid-19 sebesar 4.974.959 dan 161.284 kematian.
Jumlah itu merupakan penambahan 54.590 kasus dan 1.064 kematian dibandingkan sehari sebelumnya.
CDC melaporkan angka-angka tersebut dari hasil penghitungan pada Sabtu (8/8) pukul 16.00 ET.
Data CDC itu belum tentu menggambarkan jumlah yang dilaporkan setiap negara bagian.
Sementara itu menurut hitungan Reuters hingga Minggu, jumlah orang yang tertular virus corona baru --penyebab penyakit Covid-19-- di seluruh dunia mencapai lebih dari 19,73 juta dan yang meninggal sebanyak 726.414 orang.
Sejak kasus pertama diidentifikasi di China pada Desember 2019, penularan corona telah terjadi di 210 negara dan teritori.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Brasil pada Minggu (9/8) melaporkan 23.010 kasus baru virus corona dan 572 kematian akibat COVID-19 dalam 24 jam terakhir.
Dengan penambahan angka tersebut, Brasil secara keseluruhan mencatat 3.035.422 kasus dan 101.049 kematian.
Baca Juga: Dalam Empat Bulan, Dua Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19
Penularan wabah COVID-19 di Brasil merupakan yang terburuk kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Sementara itu menurut hitungan Reuters hingga Minggu, jumlah orang yang tertular virus corona jenis baru --penyebab penyakit COVID-19-- di seluruh dunia mencapai lebih dari 19,73 juta dan yang meninggal sebanyak 726.414 orang.
Berita Terkait
-
Santos Buka Suara soal Polemik Cedera Neymar Jelang Piala Dunia 2026
-
Mengapa Arab Saudi Tidak Mendukung Iran?
-
Dugaan Skandal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Pengamat: FIFA Menakut-nakuti Penonton
-
Wapres AS JD Vance: Kesepakatan dengan Iran Sudah Dekat, Tapi Belum
-
Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?