1. Sup ayam
Semangkuk sup ayam yang dikukus dapat menjadi pereda flu. Sup ayam juga akan membuat Anda tetap terhidrasi. Selain bergizi dan memiliki efek menenangkan, penelitian juga menunjukkan bahwa sup ayam memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan gejala flu.
2. Cabai rawit
Cabai memiliki sesuatu yang disebut capsaicin, bahan yang dapat meredakan gejala flu. Ini bekerja seperti dekongestan dan ekspektoran, yang berarti dapat memecah lendir dan meredakan batuk dan melegakan hidung tersumbat.
3. Jahe
Secangkir teh jahe hangat bisa menjadi sahabat saat Anda sedang demam. Jahe memiliki efek analgesik dan anti-inflamasi yang membantu melawan virus. Jahe dapat membantu melegakan hidung tersumbat, menekan batuk, dan menenangkan tenggorokan Anda.
4. Jamur
Jamur dapat membantu memperkuat kekebalan tubuh Anda. Jamur juga merupakan sumber selenium, magnesium, dan seng yang memiliki sifat antivirus. Cocok sebagai makanan penangkal flu.
5. Cranberry
Baca Juga: Mengenal Flu Spanyol, Pandemi Virus Paling Mematikan Tahun 1918!
Cranberry kaya akan vitamin C dan antioksidan yang disebut quercetin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah studi yang dilakukan University of Florida, peneliti menemukan bahwa peminum jus cranberry memiliki gejala pilek yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak meminum jus.
Jadi, ingat-ingat 10 jenis makanan ini ketika Anda terserang flu, ya. Mana yang harus dihindari, dan mana makanan yang sebaiknya dikonsumsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya