Suara.com - Bekerja dari rumah telah menjadi kebiasaan baru. Beberapa berhasil mencapai keseimbangan, sementara yang lain masih menghadapi rasa sakit dan ketidaknyamanan karena duduk terlalu lama dan postur tubuh yang buruk.
Misalnya, banyak dari kita lebih suka duduk bersila atau dengan satu lutut di atas lutut lainnya saat mengerjakan sesuatu dengan laptop. Tetapi kebiasaan yang tidak disengaja ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang mungkin tidak Anda sadari.
Dilansir dari Times of India, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Blood Pressure Monitoring, duduk dengan menyilangkan kaki dapat meningkatkan tekanan darah Anda.
Ini terjadi karena darah di kaki Anda harus bekerja melawan gravitasi untuk dipompa kembali ke jantung Anda. Menyilangkan satu kaki di atas yang lainnya meningkatkan resistensi, membuat darah lebih sulit beredar.
Ini membuat tubuh Anda meningkatkan tekanan darah Anda untuk mendorong darah kembali ke jantung. Anda tidak akan langsung merasakan apa pun saat duduk seperti itu.
Tetapi jika Anda duduk bersila dalam jangka waktu yang lama, pastikan untuk tidak melakukan ini selama lebih dari 15 menit. Juga, pastikan Anda bangun dan berjalan-jalan setiap jam.
Menyilangkan kaki juga bisa menyebabkan sakit punggung dan leher. Karena itu, sebaiknya tubuh kita duduk dengan kaki menjejak rata, selebar pinggul di atas lantai. Namun yang jelas, tidak mungkin mempertahankan postur tubuh yang sempurna sepanjang hari, oleh karena itu sebaiknya berjalan-jalan setiap satu jam.
Saat Anda duduk dengan lutut saling bertumpukan, pinggul Anda juga berada dalam posisi memutar, yang dapat menyebabkan salah satu tulang panggul Anda berputar. Tulang panggul Anda menopang leher dan tulang belakang, yang dapat memberi tekanan pada punggung dan leher bawah dan tengah Anda.
Duduk bersila dapat membuat kaki mati rasa. Hal ini terjadi karena ketika Anda memberi tekanan pada satu kaki di kaki lainnya, hal itu menyebabkan tekanan pada pembuluh darah dan saraf di kaki dan kaki.
Baca Juga: Epidemiolog Sebut WFH Jadi Opsi Utama Kala Kurva Covid-19 Kian Meningkat
Hal ini dapat menyebabkan mati rasa dan kelumpuhan sementara pada tungkai, kaki, atau pergelangan kaki. Meski rasa tidak nyaman hanya berlangsung selama satu hingga dua menit, melakukan hal ini berulang kali dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen.
Biasakan diri Anda untuk duduk dengan kedua kaki di lantai. Ini akan bermanfaat bagi kesehatan Anda dalam jangka panjang dan membantu Anda mempertahankan postur yang benar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut