Suara.com - Seorang Meteorolog dari Idaho bernama Christo Dabraccio mengeluarkan pernyataan aneh karena mengaku bahwa kebiasaan mengonsumsi air kencing dapat menurunkan berat badan.
Kata Christo, hal tersebut sudah ia buktikan sendiri. Christo mengaku rutin mengonsumsi air kencing atau air urine dan kini berat badannya turun hingga 13,6 kilogram.
Dikutip Suara.com dari Daily Mail, Christo Dabraccio mengaku pernah merasa jijik untuk menerapkan 'terapi urine' agar bisa kurus. Tapi, lama-kelamaan setelah membaca testimoni mengenai teknik aneh tersebut, dia semakin percaya bahwa terapi urine adalah hal yang benar dan bermanfaat.
Kata Christo, ia bahkan bisa meminum tiga cangkir ukuran besar urinnya sendiri, ew. Tak ingin mendapatkan khasiat minum air kencing sendirian, meteorolog tersebut mencoba merekomendasikan teknik ekstrem penurunan berat badan aneh serupa pada seorang pelukis bernama Julia Sillaman.
Julia patuh pada saran tersebut dan mengaku kalau dirinya mengalami penurunan berat badan sebanyak 11,3 kilogram berkat mengonsumsi air kencingnya sendiri.
Lain hal dengan Julia, ia mengisahkan bahwa bukan hanya berat badannya yang turun tetapi masalah jerawatnya juga hilang.
"Itu tidak menjijikan bagi saya, saya malah suka melakukannya. Sehari setelah saya mengusapkan air kencing ke wajah, peradangan jerawat semakin membaik dan saya merasa kulit saya lebih halus," kata Julia.
Julia menambahkan, meminum air urine juga berhasil membuat tubuhnya lebih berenergi dan merasa menjadi pribadi yang baru sekarang.
Tapi apakah hal itu benar-benar terjadi?
Baca Juga: Ingin Berat Badan Cepat Turun? Jangan Makan Siang di Waktu Ini
Menurut Professor Henry Woo, seorang ahli bedah urologi dari University of Sydney mengatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa terapi urine memiliki manfaat pengobatan. "Mereka yang meminum air kencing mereka sendiri tidak lebih dari membuat ejekan terhadap diri mereka sendiri,'' kata si profesor.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi