Suara.com - Banyak orang Indonesia mengaku kehilangan nafsu makan jika makan tanpa sambal atau tidak ada menu pedas sama sekali. Tentu saja, makanan pedas memang menjadi salah satu favorit orang Indonesia.
Meski memberikan sensasi laiknya menaiki roller coaster, makan pedas terbukti buat ketagihan. Bikin mau lagi dan mau lagi.
Menariknya, sebuah penelitian mengungkapkan beragam manfaat makanan pedas bagi tubuh seperti yang dikutip Suara.com dari laman Self, Selasa (18/8/2020) berikut ini.
1. Menurunkan berat badan
Makanan pedas memang bisa meningkatkan nafsu makan, contohnya makanan diet yang biasanya hambar dan tanpa rasa, tapi saat ditambahkan saus pedas atau cabai jalapeno iris membuat rasa makanan jadi lebih nikmat. Itu membuat makan tetap teratur sekaligus berat badan jadi turun.
Studi lain juga menunjukkan bagaimana senyawa capsaicin dalam cabai punya efek termogenik yang bisa membuat tubuh membakar kalori selama 20 menit setelah makan.
2. Jaga kesehatan jantung
Berdasarkan penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi makanan pedas berisiko rendah terserang insiden serangan jantung dan stroke. Ini karena cabai mampu mengurangi efek merusak LDL atau kolestrol jahat dan capsaicin juga mampu melawan peradangan yang memicu masalah pada jantung.
3. Mencegah kanker
Baca Juga: Paling Enak tapi Sangat Berlemak, Ternyata Ini Manfaat Makan Kulit Ayam
Terbukti dari hasil penelitian American Associantion for Cancer Research, capsaicin pada cabai mampu membunuh sel kanker dan leukimia. Sedangkan perpaduan kunyit dan capsaicin dalam bumbu kari mampu memperlambat penyebaran kanker dan pertumbuhan tumor. "Ini punya efek yang sama seperti obat kanker yang bekerja di dalam tubuh," terang Gregory A. Plotnikoff, MD, Konsultan Senior Inovasi Perawatan kesehatan Rumah Sakit dan Klinik Allina Minnesota.
4. Menurunkan tekanan darah tinggi
Vitamin C dan A yang biasa ada pada cabai mampu memperkuat dinding otot jantung, dan rasa pedas atau panas dari lada mampu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Efek ini serupa dengan jantung yang memompa darah lebih cepat ke seluruh sehingga aliran darah menjadi lancar.
5. Menghilangkan stres
Makanan pedas mampu merangsang keluarnya hormon kebahagian seperti serotonin, jadi makanan ini secara tidak langsung bisa meredakan gangguan psikologis seperti depresi dan stres yang sedang melanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru