Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) India, Amit Shah, kembali harus menjalani perawatan di rumah sakit pada Selasa (18/8/2020), setelah sembuh dari Covid-19.
Amit Shah mengaku mudah lelah dan mengalami nyeri di sekujur tubuh.
Shah, orang dekat Perdana Menteri India Narendra Modi dan orang kedua di kabinet, dirawat di rumah sakit milik pemerintah All India Institute for Medical Sciences di New Delhi.
"Ia nyaman di ruangan inap dan bekerja dari rumah sakit," terang pihak RS, seraya menegaskan, hasil tes menunjukkan Shah negatif Covid-19.
Shah merupakan politisi dengan jabatan paling tinggi di India yang terserang Covid-19.
Sementara itu, kepala perusahaan farmasi Biocon Ltd, Kiran Mazumdar Shaw, pada Senin menyatakan ia positif mengidap Covid-19.
India menempati urutan ketiga untuk negara dengan jumlah pasien positif terbanyak dunia.
Di atas India, Amerika Serikat menempati urutan pertama, diikuti oleh Brazil pada urutan kedua.
Rata-rata kasus harian di India sejak 30 Juli terus naik di atas angka 50.000 pasien.
Baca Juga: Rampas dan Cium Jenazah Covid-19, Pria Malang Kena Pasal Berlapis
Per Selasa (18/8/2020), jumlah kasus positif bertambah 55.079, sementara angka korban jiwa naik 876 sehingga totalnya mencapai 51.797 jiwa.
Sejauh ini, jumlah pasien positif di India telah melampaui angka 2,7 juta jiwa.
Tingkat penyebaran Covid-19 di New Delhi dan Mumbai mulai stabil, tetapi di kota-kota kecil seperti Pune dan Bangalore, jumlah pasien positif terus naik.
Otoritas di Pune pada Senin mengatakan 51,5 persen dari orang-orang yang menjalani pemeriksaan antibodi di lima daerah paling terdampak menunjukkan jejak virus.
Artinya, tingkat penularan lebih tinggi dari laporan resmi pemerintah.
"Ini (hasil pemeriksaan) merupakan satu-satunya informasi yang dapat diandalkan untuk mengetahui tingkat penularan di India," kata seorang ahli virologi klinis, T Jacob John.
Ia merupakan pensiunan profesor di Christian Medical College, negara bagian Tamil Nadu.
"Survei antibodi menunjukkan tingkat penularan yang riil beberapa kali lebih tinggi daripada hasil tes antigen dan RT-PCR," terang dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami