Suara.com - Diabetes tipe 2 salah satu jenis penyakit yang tak bisa diabaikan. Diabetes tipe 2 bisa disebabkan oleh tubuh yang tidak cukup memproduksi hormon insulin atau tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.
Tanpa hormon insulin yang cukup, tubuh berjuang untuk mengubah gula dalam darah menjadi energi yang bisa digunakan.
Seseorang bisa berisiko menderita diabetes tipe 2 bila mengalami perubahan di bagian matanya. Shahram Kashani, Konsultan Ophthalmic dari ahli bedah retina London, mengatakan pasien diabetes lebih berisiko mengalami penglihatan kabur dan perubahan pada mata.
Saat kondisinya makin parah, diabetes bisa menyebabkan pembuluh darah abnormal berkembang di bagian belakang mata. Kondisi ini bisa menyebabkan sejumlah komplikasi, termasuk eye floaters.
Eye floaters adalah bintik hitam di mata yang mungkin terlihat seperti bintik hitam biasa atau berwarna abu-abu. Masalah penglihatan terkait diabetes ini sering disalahartikan sebagai kondisi medis lain.
"Penglihatan yang kabur tidak hanya persoalan perlunya kacamata. Kondisi itu bisa berarti katarak atau degenerasi makula. Pada kasus lebih parah, itu juga bisa jadi tanda peringatan diabetes," kata Shahram Kashani dikutip dari Express.
Saat diabetes berkembang buruk, maka pembuluh darah yang abnormal bisa melukai retina dan berdarah. Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau floaters mendadak.
Masalah penglihatan akibat diabetes adalah penyebab kasus kebutaan nomor satu di kalangan usia kerja. Tapi, sebagian besar kasus masih bisa dicegah.
Jika Anda tidak menyadari adanya perubahan pada penglihatan Anda, dokter akan mendeteksi diabetes dari kelainan retinal, seperti pendarahan kecil atau timbunan lemak selama tes mata biasa.
Baca Juga: Pedoman Baru: OTG Tidak Perlu Tes Virus Corona, Dokter Justru Kebingungan
Tapi, Anda juga belum tentu menderita diabetes hanya karena memiliki floaters atau bintik hitam di mata. Floaters tergolong sangat umum terjadi sebagai bagian dari penuaan.
Masalah penglihatan Anda bisa dikaitkan dengan diabetes, bila Anda juga mengalami gejala umum lainnya ketika gula darah tinggi.
Karena, banyak gejala diabetes yang tidak umum atau sama seperti kondisi medis lain. Sehingga seseorang sering kali terlambat menyadari dirinya menderita diabetes.
Gejala diabetes yang umum termasuk luka yang sulit kering dan lama sembuh, rasa haus yang tak pernah terpuaskan dan buang air kecil lebih sering dari biasanya.
Anda harus konsultasi dengan dokter bila mengalami salah satu gejala diabetes yang umum maupun tidak. Sehingga dokter bisa mendeteksi adanya diabetes sejak awal.
Diabetes yang lama tak terdeteksi atau dibiarkan bisa menimbulkan komplikasi mematikan, seperti penyakit jantung dan stroke.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien