Suara.com - Untuk alasan keamanan dan kesehatan, sebagian besar makanan yang kita santap haruslah dalam kondisi masak atau matang. Tapi ternyata, ada beberapa makanan yang sebaiknya dikonsumsi mentah lantaran lebih menyehatkan.
Ini dia 6 makanan yang sebaiknya dikonsumsi mentah, seperti dilansir dari The Healthy.
1. Brokoli
Manfaat brokoli untuk kesehatan, pasti sudah banyak yang tahu. Tapi, mungkin hanya sedikit orang yang tahu bahwa sayur ini lebih baik jika dikonsumsi mentah daripada dimasak. Brokoli mengandung senyawa antioksidan yang disebut sulforaphane dalam jumlah tinggi, yang dapat membantu mencegah kanker, diabetes tipe 2, penyakit jantung, peradangan, dan depresi. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2008 di Journal of Agricultural Food and Chemistry menemukan bahwa tubuh kita menyerap sulforaphane lebih cepat saat brokoli dikonsumsi mentah daripada dimasak.
Studi lain dari tahun 2009 menemukan bahwa memasak sayuran dengan berbagai cara — termasuk menggunakan microwave, merebus, dan menumis — dapat menurunkan kadar vitamin C-nya.
Jika Anda tidak tahan membayangkan makan brokoli mentah, cobalah mengukusnya. Metode memasak ini memiliki pengaruh paling kecil terhadap kandungan nutrisi makanan.
2. Bawang Bombay
Bawang Bombay sarat dengan manfaat kesehatan, termasuk melawan kanker, berkat konsentrasi flavonoid quercetin yang tinggi. "Saat dimakan mentah, Anda memaksimalkan khasiat bawang melawan kanker," kata Ashley Walter, ahli gizi sekaligus koki.
“Memasak mengurangi manfaat fitokimia dalam bawang yang melawan kanker,” katanya lagi.
Baca Juga: 5 Makanan Ini Harus Dihindari oleh Penderita Maag
Terlebih lagi, bawang bombay termasuk dalam keluarga allium, yang artinya bawang bombay mengandung agen antiplatelet yang dapat mencegah penyakit kardiovaskular. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa ketika bawang mentah dipanaskan dalam oven, sifat sehat jantung tersebut benar-benar hilang dalam 30 menit atau kurang, tergantung pada apakah bawang tersebut utuh, dipotong-potong, atau dihancurkan.
3. Bawang putih
Seperti bawang Bombay, bawang putih termasuk dalam keluarga allium, yang khasiatnya dalam melawan penyakit kardiovaskular juga dipengaruhi oleh panas.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa memanaskan bawang putih pada suhu 200 derajat Celcius selama enam menit benar-benar menekan aktivitas antiplatelet pada bawang putih yang tidak dihancurkan, dan secara signifikan mengurangi aktivitas tersebut pada bawang putih yang dihancurkan.
Penelitian yang diterbitkan pada 2019 di Journal of Food Process Engineering juga menunjukkan bahwa panas menonaktifkan enzim alliinase. Merebus bawang putih selama 20 menit benar-benar menekan aktivitas antibakteri, dan hanya satu menit panas microwave akan menghancurkan 100 persen kemampuannya melawan kanker.
Menghancurkan bawang putih dan mendiamkannya 10 menit sebelum memanaskannya sebagian memulihkan kekuatan antikarsinogeniknya, tetapi bawang putih yang dimasak masih 30 persen lebih rendah manfaatnya daripada bawang putih mentah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya