Suara.com - Sebuah terobosan studi baru telah menemukan cara yang murah dan mudah diakses untuk mengurangi risiko kematian akibat Covid-19.
Dilansir dari New York Post, tiga steroid umum dapat mengurangi risiko kematian hingga sepertiga atau lebih pada pasien virus corona yang sakit kritis, menurut meta-analisis dari tujuh studi berbeda tentang obat-obatan tersebut.
Penemuan ini begitu meyakinkan sehingga Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan rumah sakit untuk memberikan steroid kepada pasien yang sakit parah. Analisis tersebut dipublikasikan dalam Journal of American Medical Association.
“Steroid adalah obat yang murah dan mudah didapat, dan analisis kami telah memastikan bahwa mereka efektif dalam mengurangi kematian di antara orang-orang yang paling parah terkena COVID-19,” Jonathan Sterne, penulis utama meta-analisis, mengatakan kepada Guardian.
Tiga steroid yang termasuk dalam analisis - hidrokortison, metilprednisolon, dan deksametason - diberikan kepada pasien yang sangat sakit sehingga mereka membutuhkan ventilator.
Biasanya, pasien COVID-19 yang menggunakan ventilator sebagai upaya terakhir memiliki sekitar 30 persen hingga 50 persen kemungkinan meninggal, kata para ahli.
Analisis yang lebih besar mengamati total 678 pasien yang diobati dengan steroid, dibandingkan dengan 1.025 pasien yang tidak atau yang menerima plasebo. Kebanyakan dari mereka menggunakan ventilator.
Setelah sekitar satu bulan, 33 persen pasien yang diberi steroid meninggal karena virus, sementara 41 persen yang tidak menerima pengobatan meninggal. Para peneliti menyimpulkan bahwa penurunan kematian secara keseluruhan mencapai sekitar 34 persen.
Obat-obatan bekerja dengan mencegah sistem kekebalan tubuh menyerang paru-paru - efek mematikan dari virus.
Baca Juga: Doa-doa Buat Dokter dan Nakes yang Gugur Diserang Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat