Suara.com - Produk perawatan bayi yang mengandung bahan kimia berbahaya bisa berakibat negatif bagi kesehatan tubuh si Kecil. Karena itu, cermat dalam pemilihan produk perawatan bayi yang aman merupakan langkah pencegahan yang paling tepat.
Ada banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih produk perawatan bayi, karena meskipun struktur kulit bayi sama dengan struktur kulit orang dewasa, tapi tingkat kedewasaan kulitnya berbeda dan lebih sensitif.
Nah, berikut beberapa tips dalam memilih produk perawatan bayi yang aman, seperti yang dikutip dari siaran pers Zwitsal yang suara.com terima.
1. Pilih produk sabun bayi yang mengandung bahan-bahan alami
Sabun cair umumnya lebih praktis daripada sabun batangan. Pilihlah sabun cair bayi yang memiliki pH netral dan sudah teruji secara dermatologis sehingga berisiko lebih kecil untuk menyebabkan alergi.
2. Pilih produk sampo bayi yang tidak pedih di mata
Aktivitas si kecil tentu tidak sebanyak orang dewasa. Oleh karena itu, tidak perlu mencuci rambutnya setiap hari. Saat mencuci rambut, gunakan sampo yang tidak pedih di mata. Pilih juga sampo yang terbuat dari bahan alami, misalnya yang mengandung pelembap alami seperti bunga canola ataupun aloe vera, kemiri, dan seledri.
3. Pilih pelembap yang mampu melindungi kulit bayi dari iritasi
Kulit bayi memang cenderung mudah kering sehingga perlu dijaga kelembapannya. Akan tetapi, gunakan pelembap secukupnya saja karena penggunaan yang berlebihan justru memicu timbulnya biang keringat.
Baca Juga: Ini 8 Bahan dalam Skincare yang Harus Dihindari oleh Kulit Sensitif
Saat terbaik untuk menggunakan pelembap adalah setelah mandi. Selain itu, perlu memilih produk bayi yang bagus, yang tidak hanya melindungi tapi juga bisa mengatasi masalah kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?