Suara.com - Kanker ovarium salah satu jenis kanker paling umum pada wanita. Ovarium adalah sepasang organ kecil yang menyimpan suplai telur wanita.
Sayangnya, tanda-tanda awal kanker ovarium ini sering kali tidak terdeteksi. Karena itu, kanker ovarium biasanya terdeteksi pada tahap yang sudah serius dan sulit disembuhkan.
Tapi dilansir dari Express, seseorang bisa mewaspadai dirinya menderita kanker ovarium bila mengalami ruam kulit yang aneh. Umumnya, ruam merupakan masalah kulit umum yang bisa disebabkan oleh banyak hal.
Ruam juga bisa menjadi tanda dermatomiositis, penyakit peradangan langka yang telah dikaitkan dengan kanker ovarium. Ruam akibat kanker ovarium biasanya tidak merata dan mungkin berwarna ungu kebiruan.
Kondisi ini biasanya juga disertai dengan masalah kesulitan menelan dan nyeri otot. Gejala awal kanker ovarium ini sangat sulit dikenali karena mirip dengan penyakit umum lainnya yang biasanya datang dan pergi.
Selain ruam atau dermatomiositis, kanker ovarium juga bisa menyebabkan gejala lain yang lebih umum seperti kelelahan dan nyeri punggung.
Sebenarnya kanker jenis ini bisa diobati jika terdeteksi sejak dini. Karena itu konsultasikan dengan dokter bila Anda mengalami satu atau beberapa gejala yang tidak biasa.
Tapi, munculnya ruam di kulit bukan beraryi Anda menderita kanker ovarium. Dermatomiositis adalah kondisi kulit langka yang tidak dialami oleh semua pasien kanker ovarium.
Ruam biasanya merupakan tanda pertama dermatomiositis bisa muncul di wajah, kelopak mata, dada, jari, lutut dan siku. Pada kondisi itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.
Baca Juga: Ahli Amerika Temukan Air Mata Bisa Tularkan Virus Corona, ini Buktinya!
Berita Terkait
-
7 Bedak yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Tahan Lama, Pori-pori Tersamarkan
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Berminyak, Makeup Tetap Matte dan Fresh
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Kulit Normal, Ringan tapi Makeup Awet
-
5 Bedak Padat untuk Kulit Berminyak, Hasil Makeup Natural dan Tidak Dempul
-
Salah Pilih Sampo Bisa Berujung Rambut Kusam: Ini Pentingnya Teknologi Perawatan Kulit Kepala
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin