Suara.com - Selama pandemi, sistem kekebalan tubuh diperlukan untuk mengurangi risiko infeksi. Namun nyatanya banyak orang yang cukup salah kaprah dengan fakta tentang sistem kekebalan tubuh.
"Tidak ada obat khusus atau pun vitamin tunggal yang telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan seseorang," kata Dr. Robert Mordkin MD, kepala petugas medis untuk perusahaan pengujian LetsGetChecked pada Bustle.
Melansir dari Bustle, berikut adalah beberapa nutrisi yang sebelumnya disebut meningkatkan kekebalan tubuh, begini faktanya:
1. Vitamin C
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nutrients pada tahun 2017 mencatat bahwa vitamin C membantu membunuh mikroba hingga membersihkan sel kekebalan yang telah terpakai. Namun, mengonsumsi vitamin C dosis tinggi tidak memiliki keuntungan signifikan saat terkena flu.
Menurut para peneliti, mengonsumsi vitamin C secara teratur dengan dosis normal lebih bermanfaat daripada mengonsumsi banyak dalam sekali waktu.
2. Mulitivitamin
Multivitamin atau kandungan berbagai vitamin memang bermanfaat. Tapi Harvard Health menyatakan bahwa multivitamin tidak memberikan perbedaan signifikan pada kekebalan tubuh, kecuali jika Anda mengalami kekurangan gizi.
3. Minum Teh
Baca Juga: Ahli Penyakit Menular AS Rekomendasikan 2 Jenis Suplemen yang Dikonsumsinya
Satu studi yang diterbitkan pada tahun 2011 di Immunology Letters menemukan bahwa polifenol yang ditemukan dalam teh hijau dapat membantu sel-T pada tikus, tetapi tidak jelas apakah hasil ini juga berlaku pada manusia.
“Tidak perlu membeli minuman mahal yang berlabel penambah kekebalan, air biasa lebih baik" kata Christina Belitsky M.S. RPA-C kepada Bustle.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien