Suara.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia dr. Daeng Faqih SH. MH menyampaikan bahwa tes PCR gratis bagi tenaga kesehatan untuk mendeteksi penularan Covid-19. Menurut Daeng, pelayanan itu sebagai bentuk perlindungan terhadap tim medis terutama yang menangani langsung pasien infeksi virus corona.
"Alhamdililah, untuk perlidungan sudah diskusi dengan kami akan dilakukan PCR untuk petugas kesehatan secara gratis. Kabarnya sudah berjalan. Itu sangat berarti bagi kami," kata Daeng dalam webinar BNPB, Selasa (21/9/2020).
Ia menyampaikan, dengan pemeriksaan PCR secara rutin, diharapkan bisa menekan risiko penularan virus corona di kelompok petugas kesehatan. Untuk awal, pelaksanaan tes itu baru di jalankan di wilayah Jabodetabek.
"Kami berharap ini bisa berlangsung di seluruh daerah, terutama di 10 sasaran utama yang kasus Covid-19 sangat tinggi," ujar Daeng.
Hingga saat ini, data yang diperoleh IDI bahwa dokter yang meninggal akibat terinfeksi Covid-19 telah mencapai 117 orang. Angka itu, menurut Daeng, menunjukan bahwa diperlukan peningkatan layanan di kalangan tenaga kesehatan sendiri.
Sejauh ini, Daeng berpendapat, dukungan pemerintah cukup membantu terutama dalam penyediaan alat pelindung diri (APD). Ia berharap, dukungan itu tidak berkurang agar perlindungan terhadap tenaga kesehatan tetap terjaga.
"Kita banyak tahu, penularan di petugas kesehatan sangat tinggi karena mereka bersentuhan dengan pasien. Sehingga potensinya sangat tinggi. Oleh karena itu, proses perlindungan sangat berarti bagi kami," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia