6. Zat Besi
Zat besi memegang peranan penting dalam pembentukan hemoglobin, sejenis protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen di tubuh. Dengan zat besi yang tercukupi, anak bisa memiliki daya tahan tubuh yang kuat, pertumbuhan baik, dan terjangkit penyakit lebih rendah.
Anda bisa mencoba menyajikan menu seperti daging, kacang-kacangan, buah-buahan, serta sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam yang mengandung zat besi tinggi.
7. Zinc
Zinc dalam tubuh berfungsi penting dalam perbaikan sel dan pembentukan enzim untuk daya tahan dan pertumbuhan tubuh anak. Kadar zinc cukup membantu menyembuhkan luka anak dengan lebih cepat. Makanan sumber zinc di antaranya adalah daging, roti, dan produk olahan susu.
8. Probiotik
Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di usus besar dan berfungsi membantu sistem imun pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat akan melindungi anak dari berbagai penyakit seperti diare dan gangguan pencernaan lainnya.
Meski terdapat dalam tubuh secara alami, probiotik juga bisa didapatkan dari makanan. Salah satu makanan yang mengandung probiotik adalah produk olahan susu.
9. Prebiotik Inulin
Prebiotik Inulin adalah salah satu prebiotik berupa serat karbohidrat dan terdapat dalam buah dan sayur seperti pisang, apel, dan bawang. Prebiotik tidak dapat dicerna, sehingga berfungsi sebagai makanan bagi probiotik untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus besar.
Nah, itulah jenis nutrisi dalam makanan sehat yang sebaiknya Anda berikan pada anak. Dan agar memberikan manfaat optimal, pastikan pemberian nutrisi dilakukan secara konsisten, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar