Suara.com - Diabetes tipe 2 adalah kondisi umum yang menyebabkan kadar gula darah tinggi. Kondisi kesehatan ini bisa menimbulkan berbagai komplikasi parah, seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, serta gangguan mikrovaskular seperti disfungsi ereksi, retinopati, dan nefropati.
Melansir dari Express, deteksi dan pengobatan dini diabetes tipe 2 dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko komplikasi. Untuk mengenali diabetes secara dini, maka berikut adalah tiga tanda umum diabetes tipe 2, antara lain:
1. Sering buang air kecil
Peningkatan intensitas buang air kecil adalah tanda dan gejala diabetes secara umum.
Menurut Mayo Clinic, saat Anda menderita diabetes, kelebihan glukosa menumpuk di darah. Dengan begitu, ginjal dipaksa bekerja untuk menyaring dan menyerap kelebihan glukosa.
"Ini biasanya akan membuat Anda merasa haus. Saat Anda minum lebih banyak cairan untuk memuaskan dahaga, Anda akan buang air kecil lebih banyak pula," catat Mayo Clinic.
2. Sering merasa haus
Rasa haus terus menerus pada orang diabetes disebabkan oleh terlalu banyak gula di dalam darah. Ketika seseorang mengidap diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat memproses gula dari makanan dengan benar.
Kondisi ini yang menyebabkan gula terkumpul dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi memaksa ginjal bekerja keras untuk membuang gula berlebih yang membuat orang tersebut terus-menerus merasa haus.
Baca Juga: Awas Diabetes Tipe 2, Cek Adakah Kulit Halus dan Mengkilat di Tubuh?
3. Kelelahan
Kadar glukosa darah menjadi tinggi bila insulin rendah atau tidak bekerja secara efektif. "Dalam menyuplai energi, insulin dibutuhkan untuk mengangkut glukosa dari darah ke dalam sel yang kemudian diubah menjado energi," jelas Diabetes.co.uk.
"Ketika tidak ada cukup insulin atau insulin tidak bekerja secara efektif, maka gula dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel dan membuat sel kita tidak menerima energi yang dibutuhkan," imbuhnya. Hal ini yang kemudian akan membuat Anda merasa kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia