Suara.com - Ada banyak jenis perawatan wajah yang digunakan oleh bintang Hollywood agar tampak 'sempurna', salah satunya Penis Facial. Salah satu aktris yang melakukan perawatan ini adalah Sandra Bullock.
Perawatan ini melibatkan penggunaan faktor pertumbuhan epidermal atau Epidermal Growth Factor (EGF), berasal dari sel induk yang diambil dari kulup penis bayi baru lahir yang dibuang dan berasal dari Korea.
EGF dipercaya dapat meremajakan kulit, memperbaiki teksturnya secara keseluruhan dan memperbaiki perubahan warna. Perawatan ini juga dikenal dapat membantu menyembuhkan luka.
Berdasarkan Huffington Post, perawatan para bintang tersebut didapat dari The Georgia Louise Atelier di New York, AS. Mereka mulai menawarkan perawatan tersebut pada 2017 silam.
Pihak Louise mengatakan bahwa perawatan terdiri dari pengelupasan kimiawi trichloroacetic acid (TCA), diikuti dengan prosedur suntik menggunakan jarum mikro.
Jarum mikro, seperti yang dikatakan Dr. Samer Jaber dari Washington Square Dermatology, melibatkan proses pembuatan lubang kecil di kulit dengan alat khusus untuk mempercepat penyembuhan dan pembentukan kolagen baru di kulit.
Perawatan ini juga memungkinkan penyerapan produk yang lebih baik dan lebih dalam, katanya.
Setelah itu, pelanggan akan diberi masker 'listrik' khusus untuk menenangkan kulit. Setelahnya, kulit diberi serum EGF.
"EGF berasal dari dari sel progenitor dari fibroblast manusia yang diambil dari kulup bayi baru lahir Korea, yang membantu menghasilkan kolagen dan elastin," ujar pihak Louise.
Baca Juga: Pakai Masker Bikin Kulit Wajah Jadi Belang, Bagaimana Solusinya?
"Saya selalu menjelaskan bahwa EGF berasal dari kulup bayi baru lahir, tapi diambil selnya dan dari situ, sel baru dikloning dari laboratorium. Serum EGF hanya mengandung sel kloning," tambahnya.
Apa istimewanya?
EGF adalah polipeptida (rantai asam amino) yang ditemukan di fibroblast kulit yang mendorong pertumbuhan, perkembangan, dan penyembuhan sel, menurut merek perawatan kulit Bioeffect.
Sebuah studi yang mengamati peran EGF dalam produk dan perawatan kosmetik mencatat, meski EGF yang dioleskan secara topikal dan faktor pertumbuhan lainnya telah terbukti meremajakan kulit, molekulnya sebenarnya cukup besar hingga sulit saat menembus kulit.
Itu fungsi dari tusuk jarum mikro, membuka jalan untuk penyerapan yang lebih baik.
Studi kecil lainnya, yang menggunakan EGF dari jelai (jenis tanaman padi-padian) dan bukan kulup, menemukan penggunaan serum EGF dua kali sehari selama tiga bulan dapat memperbaiki munculnya bintik-bintik coklat, ukuran pori, kerutan dan bahkan tekstur kulit secara keseluruhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal