Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sebagian besar populasi dunia rentan terhadap penyakit COVID-19. Diperkirakan sekitar satu dari 10 orang di dunia telah terinfeksi virus corona.
Dikutip dari situs worldometers, virus corona tercatat telah menginfeksi 35.692.693 orang tersebar di 215 negara. Dominasi kasus terjadi Amerika Serikat (7,6 juta), India (6,6 juta), dan Brasil (4,9 juta).
WHO dan para ahli lainnya mengatakan bahwa virus, yang diyakini telah muncul di pasar makanan di kota Wuhan di China tengah akhir tahun lalu, berasal dari hewan.
WHO juga menyerahkan daftar ahli untuk ambil bagian dalam misi internasional ke China untuk menyelidiki asal usulnya, untuk dipertimbangkan oleh otoritas China, kata ahli darurat utama WHO Mike Ryan, tanpa memberikan rincian.
Ryan mengatakan wabah corona melonjak di beberapa bagian Asia Tenggara dan kasus serta kematian meningkat di beberapa bagian Eropa dan wilayah Mediterania timur.
Di Asia Tenggara, Filipina dan Indonesia termasuk dua negara dengan jumlah kasus dan angka kematian terbanyak. Masing-masing memiliki mencatat junlah kasus 324.762 di Filipina, sementara Indonesia 307.120 infeksi virus.
Eropa juga memiliki angka kematian ketiga terbesar setelah Amerika Utara dan Amerika Selatan.
"Perkiraan kami saat ini memberi tahu kami sekitar 10 persen populasi global mungkin telah terinfeksi oleh virus. Ini bervariasi tergantung pada negara, perkotaan ke pedesaan, tergantung pada kelompok. Tapi yang dimaksud adalah bahwa sebagian besar dunia tetap berisiko," kata Ryan dikutip dari Channel News Asia.
"Saat ini kita sedang menuju masa sulit. Penyakit terus menyebar,” tambahnya.
Baca Juga: Jadi Jubir Gugus Tugas, Pejabat Jambi Malah Positif Terpapar Corona
Asisten Menteri Kesehatan AS Brett Giroir mengatakan bahwa 194 negara anggota WHO harus menerima pembaruan rutin dan tepat waktu, termasuk kerangka acuan untuk misi lapangan apa pun. Sehingga semua negara dapat terlibat dengan proses pengobatan pandemi Covid-19.
Hingga Selasa (6/10) pukul 00.35 GMT atau 07.35 WIB, virus corona telah menginfeksi 261.495 orang dalam satu hari kemarin. Paling banyak terjadi di India 59.893 orang. Sedangkan penambahan kematian dalam satu hari di dunia tercatat 4.186 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik