Suara.com - Cuka sari apel memiliki berbagai khasiat menyehatkan, termasuk efek antimikroba dan antioksidan. Jika dicampurkan dalam air mandi, cuka sari apel akan memberikan berbagai manfaat untuk kulit hingga saluran kemih.
Melansir dari Healthsots, berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan saat mandi dengan campuran cuka sari apel, antara lain:
1. Mencegah Bau badan
Menurut Dr. Pooja Chopra, dokter kulit di Aakash Healthcare & Super Speciality Hospital, Dwarka menyebutkan bahwa keringat pada dasarnya tidak berbau. Bau badan sendiri dihasilkan oleh penumpukan bakteri.
"Tambahkan satu sendok makan cuka sari apel ke dalam ember berisi air dan mandi dengan air ini untuk mengurangi bau badan. Selain itu, cuka sari apel yang diencerkan dengan air juga dapat dioleskan dengan lembut ke bawah ketiak untuk menghilangkan bau tidak sedap," saran Chopra.
2. Membantu Mengurangi Ketombe
Ketombe bukan hanya disebabkan karena kulit kering namun juga kerena kulit berminyak. Menurut Dokter Chopra, ketombe dari kulit berminyak lebih parah karena menempel di kulit kepala sehingga lebih rentan terhadap infeksi lain.
Dalam hal ini, sifat antijamur dan asam dari cuka sari apel membantu Anda mengurangi ketombe. Kandungan tersebut juga bisa membersihkan kelebihan minyak di kulit kepala dan menjaganya tetap bersih.
Keramas dengan campuran cuka apel juga mencegah debu menempel di kulit kepala dengan menjaganya tetap kering. "Ketombe kulit kepala yang berminyak bisa berdampak buruk, karena bisa menyebabkan rasa gatal yang tidak terkendali," jelasnya.
Baca Juga: Kontrol Gula Darah dengan Sederhana, Begini Caranya
3. Meredakan Kulit Gatal
Terlalu banyak keringat membuat kulit gatal dan rentan terhadap ruam, kemerahan hingga jerawat.
"Oleh karena itu mandi dengan cuka sari apel yang diencerkan sebenarnya bisa menjadi cara yang paling efektif dan alami untuk menyembuhkan kulit Anda," ujar Dr. Chopra.
4. Membuat Kulit Glowing
Menurut dokter Chopra, cuka sari apel bisa menjadi salah satu perawatan kulit terbaik.
"Tentu saja, jika tidak ada endapan kotoran di kulit Anda, maka kulit Anda pasti bersinar. Ditambah lagi, sifat asam dari cuka sari apel mengurangi pigmentasi dan bintik hitam," jals Chopra.
5. Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Sifat antibakteri dari cuka sari apel membantu Anda mencegah infeksi saluran kemih seperti vaginosis bakteri. Namun Dokter Chopra menyarankan untuk mandi dengan campuran satu sendok cuka sari apel dalam seember air, bukan untuk membersihkan vagina secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?