Suara.com - Virus corona Covid-19 yang merenggut lebih dari 1 juta nyawa di seluruh dunia telah menyebabkan berbagai gejala aneh, seperti ruam kulit hingga sakit kepala.
Seseorang juga bisa mengembangkan bercak jeli di paru-paru jika berisiko mengalami komplikasi parah bila sudah terinfeksi virus corona Covid-19.
Zat seperti jeli ini telah terlihat di paru-paru pasien virus corona Covid-19 merupakan salah satu penyebab utama membutuhkan ventilator mekanik.
Menurut para ilmuwan di Universitas Umea, Swedia, mengatakan alat medis itu berfungsi membantu pasien virus corona Covid-19 bernapas dengan baik.
Awalnya, dokter mengidentifikasi jeli ini sebagai bercak putih ketika mereka melakukan pemindaian paru-paru pada pasien yang sakit kritis.
Kini, bercak putih seperti jeli ini sebagian besar terbentuk dari zat yang dikenal sebagai hyaluronan. Meskipun hyaluronan biasanya ditemukan dalam tubuh.
Tapi, hyaluronan bisa mengikat dengan banyak air untuk membentuk gel. Gel terebut bisa menimbulkan masalah pada paru-paru pasien virus corona yang mengurangi jumlah oksigen ketika bernapas.
"Saat melakukan pemindaian paru-paru pada pasien yang sakit kritis dengan infeksi virus corona Covid-19, para profesional medis bisa melihat bercak putih," kata para peneliti dikutip dari Express.
Selain itu, hasil otopsi dari beberapa pasien virus corona Covid-19 yang meninggal dunia menunjukkan bahwa paru-paru mereka dipenuhi cairan jeli bening.
Baca Juga: Dalam Memakai Masker, Wanita Lebih Baik Ketimbang Pria
Tapi, ahli medis telah menyediakan perawatan yang tersedia untuk memperlambat produksi hyaluronan. Terapi ini bisa membantu pasien virus corona menurunkan risiko kematiannya.
Pasien virus corona dengan jeli di paru-parunya mungkin mengalami kesulitan bernapas. Kondisi itu bisa menjadi indikator infeksi serius virus corona.
Sementara itu, NHS telah mengatakan demam tinggi, batuk persisten, perubahan indra penciuman dan pengecap adalah gejala umum virus corona Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak