Suara.com - Memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan teratur adalah protokol kesehatan yang wajib dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.
Tapi, kebiasaan penting ini sering terlupakan atau tidak tepat dilakukan. Sebuah penelitian pun menemukan wanita lebih cenderung mengikuti langkah-langkah ini dengan baik daripada pria.
Para peneliti di New York University dan Yale University telah memeriksa data survei, observasi jalan dan analisis pergerakan smartphone untuk mencapai kesimpulan penelitiannya.
Mereka menemukan wanita tidak hanya lebih baik dalam mengambil tindakan pencegahan, tetapi mereka juga lebih mungkin mendengarkan saran para ahli.
Survei terhadap 800 orang menemukan wanita lebih cenderung menerapkan jarak fisik, tinggal di rumah, sering mencuci tangan dan lebih jarang bergaul dengan temannya daripada pria.
Tapi dilansir dari CNN, perilaku ini juga tidak selalu akurat atau mewakili perilaku sebenarnya. Sehingga para peneliti juga melihat pejalan kaki yang mengenakan masker di 3 lokasi berbeda di Amerika Serikat.
Mereka menemukan bahwa 55 persen wanita memakai masker dengan benar dibandingkan pria yang hanya 38 persen. Mereka juga mengamati 127 wanita dan 173 pria pada 4-5 Mei 2020.
Dalam ketiga studinya, mereka mengukur jarak sosial antara orang. Lalu, mereka mengungkapkan data GPS dari 15 juta handphone untuk melacak keseluruhan pergerakan dan kunjung ke tokok yang kurang penting, seperti salon dan toko bunga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan persentase laki-laki lebih tinggi menunjukkan penerapan jarak sosial yang relatif tidak berjalan sesuai aturan.
Baca Juga: Ilmuwan Inggris: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan Selamanya
Bahkan perbedaan ini semakin jelas ketika para peneliti memperhitungkan kasus virus corona dengan melihat karakteristik demografis, pendapatan, pendidikan dan profesi.
Pada banyak hal, peneliti menemukan wanita mencuci tangan lebih baik daripada pria. Tinjauan tahun 2016 yang mengamati penelitian dari lusinan negara berbeda menemukan bahwa 50 persen wanita lebih menjalani protokol kesehatan yang sesuai saran daripada pria.
"Penelitian sebelum pandemi pun menunjukkan wanita lebih sering mengujungi dokter untuk memeriksa kesehatan berkala. Artinya, mereka lebih mengikuti rekomendasi dokter daripada pria," kata Irmak Olcaysoy Okten, seorang peneliti postdoctoral di Departemen Psikologi Universitas New York.
Selain untuk diri sendiri, wanita juga lebih memerhatikan kebutuhan terkait kesehatan orang lain. Jadi, tak mengherankan bila kecenderungan ini terlihat selama pandemi virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem