Suara.com - Hari Tanpa Bra atau No Bra Day diperingati setiap 13 Oktober setiap tahunnya di seluruh dunia. Perayaan ini juga berlangsung di tengah Bulan Kesadaran Kanker Payudara.
Bagi banyak perempuan, melepas bra adalah momen yang menyenangkan, karena terasa lebih nyaman, terutama di musim-musim yang lebih panas.
Tapi, lebih dari itu, tahukah kamu jika sebenarnya ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa kita rasakan ketika kita memilih untuk tidak mengenakan bra lebih sering?
Dilansir Health Shots, Dr. Gandhali Deorukhkar Pillai yang merupakan konsultan, departemen kebidanan dan ginekologi, dari Rumah Sakit Wockhardt menjelaskan jika tidak mengenakan bra memiliki keuntungan tersendiri.
Berikut tujuh manfaat luar biasa dari tidak memakai bra, yang ia jelaskan.
Sirkulasi darah menjadi lebih baik
1. Salahkan bra ketatmu karena menghambat aliran darah.
"Tentunya bila kamu memakai bra kawat atau bra yang terlalu ketat, ini akan menghambat sirkulasi darah di bawah payudara. Tak heran beberapa perempuan merasakan sakit di bagian dada. Oleh karena itu, tidak mengenakan bra adalah ide yang bagus jika kamu perlu meningkatkan sirkulasi darah," ujarnya.
2. Tidur jadi lebih nyenyak
Baca Juga: Terpopuler: Benjolan Payudara Belum Tentu Kanker, Penyakit Genetik Langka
Tidur tanpa bra adalah sesuatu yang kita semua lakukan dan alasannya cukup jelas, ini membantu kita tidur lebih nyenyak tanpa tekanan pada kulit. Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chronobiology International menyebutkan bahwa mengenakan pakaian ketat seperti bra atau panty saat tidur bisa mendatangkan ketidaknyamanan saat tidur.
3. Bisa bernapas lebih baik
"Kompresi yang dibuat oleh kawat dalam bra di diafragma dapat menyebabkan banyak ketidaknyamanan saat bernapas, terutama bagi mereka yang menderita asma. Akan memberi banyak kelegaan ketika kamu pergi tanpa bra", kata Dr. Pillai.
4. Lebih kecil kemungkinan terkena infeksi jamur
Ada bahan tertentu yang menyebabkan keringat lebih banyak dan membuat tubuh menjadi lebih basah. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama musim panas saat kelembaban tinggi.
"Saat kamu berkeringat, payudara dan bahan bra mengalami banyak gesekan yang dapat menyebabkan gatal dan kemerahan. Selain itu, karena keringat yang menumpuk, ada kemungkinan besar kamu bisa terkena infeksi jamur. Tapi jika kamu tidak memakai bra maka kamu tidak perlu khawatir", katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?