Suara.com - Kekuatan tangan dalam menggenggam sesuatu bisa menjadi prediktor masalah jantung hingga kanker. Dalam hal ini, penelitian menunjukkan bahwa kekuatan genggaman tangan yang lebih rendah dari rata-rata orang dengan rentang usia dan kelamin dikaitkan dengan risiko gagal jantung.
Tak hanya itu, melansir dari Medicalxpress kekuatan genggaman juga berguna untuk memprediksi kelangsungan hidup orang dengan kanker. Satu studi menemukan pasien lebih mungkin untuk bertahan hidup dari kanker paru-paru non-sel kecil dilihat dari kekuatan cengkeraman tangan mereka.
Pria berusia 20-30 biasanya memiliki kekuatan terbesar, sedangkan wanita di atas 75 memiliki kekuatan terendah. Pada usia 20-29 tahun, kekuatan cengkeraman rata-rata adalah 46 kg untuk pria dan 29 kg untuk wanita. Kekuatan ini menurun menjadi 39 kg dan 23,5 kg pada saat seseorang mencapai usia 60-69 tahun.
Orang yang didiagnosis dengan kanker kolorektal, prostat atau paru-paru pada pria, dan kanker payudara dan paru-paru pada perempuan dikaitkan dengan penurunan kekuatan cengkeraman sampai lima kilogram pada orang berusia 60-69 tahun.
Penurunan kekuatan cengkeraman ini juga dikaitkan dengan kemungkinan kematian yang lebih tinggi akibat kanker kolorektal pada pria dan kanker payudara pada perempuan.
Penelitian terbaru tentang diabetes dan kekuatan genggaman juga menunjukkan bahwa orang yang mengidap diabetes tipe 2 memiliki kekuatan genggaman yang lebih lemah. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya lemak di otot yang membuat berkurangnya kekuatan genggaman.
Menurut para peneliti, kondisi kesehatan tertentu bisa memicu hilangnya jaringan otot di seluruh tubuh. Jadi, kekuatan otot tangan bisa menjadi salah prediktor yang baik.
Penyakit jantung, diabetes, dan kanker menurunkan kemampuan otot dalam berkontraksi untuk menghasilkan tenaga dan kemampuannya. Hal ini disebabkan oleh satu atau kombinasi faktor sehingga memungkinkan terjadinya kurangnya efisiensi, serta rasa kelelahan atau pengecilan otot.
Baca Juga: Dokter Imbau Masyarakat Tak Asal Pilih Sabun Cuci Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI