News / Metropolitan
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:24 WIB
Kubah Masjid Jakarta Islamic Center di Koja Jakarta Utara hangus terbakar pada Rabu (19/10/2022). Kini, Gubernur Pramono buka pintu bagi investor rombak Jakarta Islamic Centr. [Suara.com/Faqih Fathurrahman]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana melakukan renovasi Masjid Raya Jakarta Islamic Centre yang terbengkalai pasca kebakaran 2022.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menghitung kebutuhan anggaran serta membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta untuk revitalisasi.
  • Sudah terdapat pihak yang menyatakan kesediaan mendanai perbaikan masjid di Jakarta Utara tersebut sebagai wujud tanggung jawab sosial.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana perbaikan Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) di Koja, Jakarta Utara, yang hingga kini masih terbengkalai akibat kebakaran hebat pada 2022.

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat ditemui di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

"Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi," ucap Pramono.

Eks Sekretaris Kabinet itu menjelaskan, proyek revitalisasi tersebut sudah terlalu lama tidak dikerjakan sehingga pihaknya memutuskan membuka opsi kerja sama dengan pihak eksternal.

"Karena sudah terlalu lama tidak dikerjakan, kami membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak luar," kata orang nomor satu di Jakarta saat ini.

Pramono belum bersedia mengungkapkan secara rinci siapa pihak luar yang dimaksud dan akan menyampaikannya pada kesempatan berikutnya.

Ia hanya menganalogikan skema kerja sama tersebut dengan program tanggung jawab sosial perusahaan yang lazim diterapkan kalangan swasta.

"Kalau di swasta kan ada CSR, tapi itu kurang lebih seperti itulah," lanjut sang politisi senior.

Meski belum membeberkan nama investor atau mitra kerja sama, Pramono memastikan sudah ada pihak yang menyatakan kesediaannya untuk membiayai perbaikan masjid tersebut.

Baca Juga: Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

"Alhamdulillah, sekarang sudah ada yang bersedia untuk memperbaiki, merenovasi masjid tersebut," katanya.

Umat Islam membaca Al-Quran sambil menunggu waktu berbuka puasa di halaman Masjid Raya Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara, Senin (18/4/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Masjid Raya JIC diketahui mengalami kebakaran hebat pada 19 Oktober 2022 yang menyebabkan kubah bangunan runtuh dan sejumlah bagian beton hangus.

Sejak insiden itu, proses perbaikan bangunan tak kunjung dilakukan hingga kondisinya kembali menjadi sorotan publik usai video kondisi terkininya beredar luas di media sosial beberapa hari belakangan.

Rencana revitalisasi JIC sebenarnya sempat mencuat dengan kabar pendanaan dari Arab Saudi menyusul janji Putra Mahkota Mohammed bin Salman pascapenyelenggaraan KTT G20 di Bali pada 2022.

Namun, realisasinya belum tampak di lapangan hingga pertengahan Juli 2026 ini.

Dengan pernyataan terbaru ini, proses revitalisasi Masjid Raya JIC kini memasuki tahap perhitungan oleh Pemprov DKI Jakarta sembari menunggu kepastian mitra kerja sama yang akan digandeng.

Load More