Suara.com - Gejala Covid-19 biasanya akan membuat pasien mengalami sesak nafas. Namun, baru-baru ini seorang pria di Inggris dilaporkan mengalami gejala bisa tertidur dari biasanya dalam waktu 20 jam, bahkan di posisi duduk bukan berbaring.
Sebuah studi baru kemudian diterbitkan dalam British Journal of General Practice (BJGP Open). Keluarga pasien lalu diwawancara oleh peneliti dan meminta izin untuk diperbolehkan membagikan pengalaman mereka ke publik.
Istri dari pasien yang berusia 67 tahun itu mengatakan hal ini terjadi sejak bulan Maret lalu bahwa suaminya tersebut telah mengalami gejala virus Corona sampai sekarang.
“Dia masih tidur sekarang, lima setengah bulan setelah itu, dia banyak tertidur dengan cara duduk, dia tidak berbaring. Dia seperti terlihat kelelahan total,” ujarnya seperti dikutip dalam laman Express, Jumat (16/10/2020).
Sementara, pasien lainnya wanita berusia 50 tahun, yang juga tertular Covid-19 sejak Maret, mengatakan dia awalnya mengira dia telah pulih setelah sekitar 15 hari, sampai kelelahan melanda.
“Rasanya seperti saya baru saja ditabrak. Anda tahu saya merasakan, gravitasi terasa seperti memberi tambahan pada anggota tubuh saya. Dan sepertinya saya seperti tidak bisa melakukan apa-apa,” kata dia.
Selain itu, seorang wanita berusia 34 tahun mengatakan kepada peneliti bahwa ia merasakan gejala yang sama. Sedangkan, pasien lainnya menyuarakan keprihatinan tentang tidak pernah sembuh dari penyakit tersebut.
“Kami tahu ini penyakit baru. Tetapi mau sampai kapan. Mungkin saya tidak akan mati sekarang, tapi yang pasti saya tidak akan pernah menjadi lebih baik terhadap perasaan seperti ini,” tegasnya.
Jurnal yang diterbitkan di BJGP itu menampilkan analisis dari 24 wawancara terhadap pasien Covid-19. Namun, penelitian yang dipimpin oleh Keele University menemukan bahwa penelitian perlu dilakukan lebih lanjut untuk menginformasikan serta meningkatkan perawatan pasien.
Baca Juga: Masih Suasana Pandemi, Penjualan Daihatsu Naik di September 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak